Mahasiswa Unpam Kampus Serang Berkolaborasi dengan SMAN 2 Rangkasbitung, Siapkan SDM Unggul Sejak Sekolah

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama SMAN 2 Rangkasbitung pada Jumat (9/10/2026).
Mengusung tema “Mempersiapkan SDM Unggul Sejak Sekolah : Pengembangan Kompetensi dan Perencanaan Karier Peserta Didik SMA”, kegiatan ini melibatkan 30 peserta didik dan bertujuan memberikan wawasan mengenai pentingnya pengembangan kompetensi serta perencanaan masa depan sejak bangku sekolah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan akademik melalui kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah, mahasiswa berupaya mendorong peserta didik agar lebih mengenali potensi diri, memahami pentingnya pendidikan lanjutan, dan mempersiapkan pilihan karier secara lebih terarah.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sekolah
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Kampus Serang dengan Muhadi sebagai ketua pelaksana dan Ayu Pratami, S.M., M.M. sebagai dosen pendamping.
Tim pelaksana terdiri atas Muhadi, Sri Wardani, Damar Chandra Levi, Dina Agustiana, dan Ratu Eli Zahrohtun Nufus.
Kegiatan berlangsung di SMAN 2 Rangkasbitung, Jalan Siliwangi Pasir Ona, Kecamatan Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, Banten.
Pemilihan tema pengembangan kompetensi dan perencanaan karier didasarkan pada pentingnya membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA.
Masa sekolah menengah atas merupakan periode penting bagi peserta didik untuk mengenali minat, bakat, dan kemampuan diri.
Pada tahap ini, peserta didik mulai mempertimbangkan berbagai kemungkinan masa depan, mulai dari melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai pengembangan kompetensi dan perencanaan karier diharapkan dapat membantu peserta didik mengambil keputusan yang sesuai dengan potensi dan tujuan masing-masing.
Pengamatan Awal Menunjukkan Aspirasi Pendidikan Peserta Didik
Sebelum kegiatan PKM resmi dimulai, tim pelaksana melakukan sesi perkenalan dengan peserta didik SMAN 2 Rangkasbitung. Dalam kesempatan tersebut, para peserta didik diberikan ruang untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan rencana mereka setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA.
Berdasarkan pengamatan awal melalui sesi perkenalan tersebut, hampir 90% peserta didik telah memiliki gambaran mengenai rencana masa depan mereka.
Sebagian besar menyampaikan keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Gambaran awal ini memberikan informasi kepada tim pelaksana mengenai aspirasi peserta didik sekaligus menunjukkan relevansi tema yang diangkat dalam kegiatan PKM.
Keinginan untuk melanjutkan pendidikan merupakan langkah awal yang positif, tetapi perlu disertai pemahaman mengenai pilihan program studi, persyaratan masuk perguruan tinggi, kemampuan yang perlu dikembangkan, serta berbagai persiapan untuk mencapai tujuan tersebut.
Damar Chandra Levi, salah satu anggota tim pelaksana, menyampaikan bahwa para peserta didik telah memiliki rencana masing-masing mengenai masa depan mereka.
“Ketika pelaksanaan dan penyampaian materi, peserta didik ini sudah memiliki rencananya masing-masing untuk seperti apa ke depannya. Rata-rata ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan,” ungkap Damar Chandra Levi.
Pentingnya Pengembangan Kompetensi dan Perencanaan Karier
Perencanaan karier tidak hanya berkaitan dengan menentukan pekerjaan yang ingin dijalani pada masa depan. Lebih dari itu, perencanaan karier merupakan proses mengenali potensi diri, memahami minat, menetapkan tujuan, mencari informasi, dan mempersiapkan kemampuan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Bagi peserta didik SMA, proses ini dapat dimulai dengan mengenali mata pelajaran yang diminati, memahami bidang yang ingin dipelajari lebih lanjut, mencari informasi mengenai program studi di perguruan tinggi, serta mempertimbangkan peluang pendidikan dan pekerjaan yang tersedia.
Selain kemampuan akademik, pengembangan kompetensi juga mencakup keterampilan nonakademik yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Kemampuan berkomunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, berpikir kritis, dan kemauan untuk terus belajar merupakan beberapa aspek yang dapat mendukung kesiapan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
Melalui kegiatan PKM ini, peserta didik diajak untuk memahami bahwa mempersiapkan masa depan perlu dilakukan secara bertahap. Keinginan dan cita-cita perlu disertai usaha, informasi yang memadai, serta kesediaan untuk mengembangkan kemampuan diri.
Dengan pemahaman tersebut, peserta didik diharapkan dapat melihat pendidikan bukan hanya sebagai kewajiban yang harus diselesaikan, melainkan juga sebagai salah satu langkah penting dalam membangun masa depan.
Antusiasme Peserta dalam Mengikuti Kegiatan
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik menunjukkan antusiasme dalam mengikuti penyampaian materi.
Keaktifan peserta didik juga terlihat pada sesi tanya jawab, ketika mereka memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dengan tim pelaksana dan membahas topik yang berkaitan dengan kegiatan.
Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses edukasi karena membuka ruang komunikasi dua arah antara mahasiswa dan peserta didik. Melalui interaksi ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, mengungkapkan pandangan, dan memperluas wawasan mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan sejak dini.
Antusiasme peserta juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan pendidikan di luar perguruan tinggi.
Pengalaman tersebut membantu mahasiswa memahami pentingnya menyampaikan pengetahuan dengan cara yang komunikatif dan relevan dengan kebutuhan peserta.
Berdasarkan pengamatan tim pelaksana, peserta didik telah memiliki aspirasi masing-masing dan menunjukkan ketertarikan untuk membahas masa depan mereka. Kondisi ini menjadi peluang positif untuk mendorong pengembangan kompetensi dan perencanaan karier melalui edukasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pihak SMAN 2 Rangkasbitung menyambut baik kehadiran mahasiswa Unpam Kampus Serang dan menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik kelas akhir yang sedang bersiap menghadapi dunia pasca-SMA.
Perwakilan pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif tersebut. “Kami sangat berterima kasih dan mengapresisi kehadiran mahasiswa Unpam Kampus Serang di sekolah kami. Kegiatan ini memberikan Dorongan motivasi serta wawasan praktis bagi peserta didik kami dalam merencanakan masa depan mereka setelah lulus dari SMAN 2 Rangkasbitung,” tukasnya.
Kontribusi Mahasiswa dalam Pengabdian kepada Masyarakat
Bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Kampus Serang, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik dalam lingkungan masyarakat.
Pengabdian kepada Masyarakat juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Melalui interaksi dengan peserta didik, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam menyampaikan informasi, membangun komunikasi, serta memahami kebutuhan edukasi di lingkungan sekolah.
Pengalaman ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.
Sementara itu, bagi peserta didik, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan mengenai pentingnya mengenali potensi diri, mengembangkan keterampilan, dan menyusun rencana pendidikan maupun karier.
Kegiatan tersebut mencerminkan peran perguruan tinggi dalam membagikan pengetahuan kepada masyarakat melalui program yang relevan dengan kebutuhan lingkungan. Kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah juga membuka kesempatan untuk membangun hubungan edukatif yang saling mendukung.
Mendorong Kesadaran Mempersiapkan Masa Depan
Kesadaran mengenai pentingnya perencanaan masa depan perlu dibangun sejak dini. Peserta didik yang telah memiliki cita-cita perlu didukung dengan informasi dan pemahaman yang memadai agar dapat menentukan langkah yang sesuai dengan kemampuan serta kondisi masing-masing.
Bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, persiapan dapat dilakukan dengan mencari informasi mengenai program studi, mengenali persyaratan penerimaan, mempertimbangkan biaya pendidikan, serta meningkatkan kemampuan akademik dan nonakademik.
Sementara itu, peserta didik yang memiliki rencana berbeda setelah lulus juga perlu memperoleh wawasan mengenai keterampilan dan kompetensi yang dapat mendukung pilihan mereka.
Melalui tema “Mempersiapkan SDM Unggul sejak Sekolah: Pengembangan Kompetensi dan Perencanaan Karier Peserta Didik SMA”, kegiatan PKM ini menekankan pentingnya membangun kesadaran bahwa masa depan perlu dipersiapkan melalui proses yang terencana.
Keberhasilan dalam mencapai tujuan tidak hanya bergantung pada cita-cita, tetapi juga pada kemauan untuk belajar, mengembangkan diri, dan mengambil langkah nyata sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Peluang Keberlanjutan Program
Kegiatan PKM ini juga membuka peluang bagi pengembangan program edukasi lanjutan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan pihak sekolah.
Kegiatan berikutnya dapat diarahkan pada pengenalan minat dan bakat, informasi pendidikan tinggi, strategi memilih program studi, pengembangan keterampilan komunikasi, maupun persiapan menghadapi dunia kerja.
Pelaksanaan program lanjutan tentunya perlu mempertimbangkan hasil evaluasi kegiatan dan kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat.
Dengan adanya tindak lanjut yang sesuai, edukasi mengenai pengembangan kompetensi dan perencanaan karier diharapkan dapat menjadi proses berkelanjutan, bukan hanya kegiatan satu kali.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Dengan demikian, kegiatan pengabdian dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung peningkatan wawasan, kesiapan diri, dan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Wujud Kontribusi dalam Mempersiapkan Generasi Unggul
Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Kampus Serang bersama SMAN 2 Rangkasbitung menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Antusiasme peserta selama kegiatan serta gambaran awal mengenai keinginan mereka untuk melanjutkan pendidikan menunjukkan pentingnya ruang edukasi yang membantu peserta didik mempersiapkan masa depan.
Melalui pengembangan kompetensi, pencarian informasi, dan perencanaan karier yang tepat, peserta didik diharapkan dapat mengambil keputusan secara lebih matang sesuai dengan potensi dan tujuan masing-masing.
Ke depannya, sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus diperkuat melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga berkesempatan memberikan kontribusi bagi lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pamulang Kampus Serang turut mengambil bagian dalam mendorong kesadaran akan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia unggul sejak bangku sekolah. (Zee)







