Mahasiswa PLP 31 UIN Banten Gelar Sosialisasi dan Seminar Pelajar, Hadirkan Kepolisian di SMPN 2 Pandeglang

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 31 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar sosialisasi dan seminar pelajar di SMPN 2 Pandeglang pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Kesadaran dan Karakter Pelajar dalam Menghadapi Tantangan Pergaulan Remaja” dengan menghadirkan Ahmad Rifa’i, S.H., M.H. dan Sofan Azis dari pihak kepolisian sebagai narasumber.
Seminar ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga sikap dan perilaku di tengah berbagai tantangan pergaulan remaja.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih mengenali dampak dari lingkungan pertemanan serta belajar mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, narasumber membahas sejumlah persoalan yang kerap menjadi tantangan bagi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, pornografi, hingga kekerasan dan perundungan atau bullying.
Pengaruh media sosial yang tidak digunakan secara bijak juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh para pelajar.
Salah satu pembahasan yang disampaikan adalah bahaya penyalahgunaan narkoba. Narkoba dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, pendidikan, hubungan keluarga, hingga masa depan seseorang.
Siswa juga diingatkan agar berhati-hati terhadap ajakan dari teman atau tawaran melalui media sosial yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Karena itu, kemampuan untuk menolak ajakan negatif dan memilih lingkungan pertemanan yang baik menjadi hal penting bagi setiap pelajar.
Selain membahas bahaya narkoba, seminar ini juga mengangkat pentingnya kepemimpinan yang dapat dimulai dari diri sendiri.
Sikap seorang pemimpin tidak hanya ditunjukkan melalui jabatan, tetapi juga melalui kebiasaan sehari-hari, seperti mampu mengendalikan diri, bertanggung jawab, memberikan contoh yang baik, dan berani mengambil keputusan.
Kemampuan tersebut dapat tumbuh melalui kedisiplinan, pengalaman, serta kemauan untuk terus belajar.
Pembahasan lainnya berkaitan dengan penggunaan teknologi dan media sosial. Di tengah perkembangan teknologi, pelajar perlu memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti mencari informasi pembelajaran, mengembangkan kreativitas, dan meraih prestasi.
Sebaliknya, siswa perlu menghindari penggunaan media sosial untuk menyebarkan berita bohong, melakukan bullying, menyampaikan ujaran kebencian, maupun terlibat dalam aktivitas negatif lainnya.
Narasumber juga mengingatkan bahwa pelajar memiliki peran dalam membangun masa depan bangsa.
Peran tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti rajin belajar, menaati peraturan sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi narkoba.
Sikap disiplin dan tanggung jawab perlu dibiasakan sejak dini agar siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu memberikan contoh positif bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP Kelompok 31 UIN Banten berharap para siswa SMPN 2 Pandeglang dapat mengambil pelajaran dari materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman mengenai pergaulan remaja diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membantu mereka lebih berhati-hati dalam bertindak dan menentukan pilihan.
Kegiatan sosialisasi dan seminar pelajar ini menjadi salah satu bentuk kerja sama dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.
Dengan adanya keterlibatan mahasiswa PLP, pihak sekolah, dan kepolisian, diharapkan terbentuk lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan karakter, kedisiplinan, serta kesadaran siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan remaja. (Zee)







