Karya

Mahasiswa Unpam PKM di MA Miftahul Ulum, Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Unpam PKSDU Serang melakukan program PKM di MA Miftahul Ulum. Keberadaan mereka di sekolah tersebut untuk sosialisasi pencegahan pelecehan seksual berbasis kebijakan publik.

Melalui jurnal yang mereka buat, PKM di MA Miftahul Ulum menunjukkan bahwa intervensi edukatif dan partisipatif mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk, penyebab, serta dampak pelecehan seksual.

Melalui sesi curhat, refleksi diri, dan diskusi kelompok, siswa menjadi lebih peka terhadap perasaan teman sebaya, memahami konsekuensi dari tindakan pelecehan seksual, serta menunjukkan komitmen untuk tidak mengulang perilaku tersebut.

Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara siswa, guru, orang tua, dan pihak terkait dalam mendukung kebijakan publik pencegahan pelecehan seks.

Untuk memastikan keberlanjutan program sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di MA Miftahul Ulum, sekolah disarankan memperkuat kolaborasi antara guru, konselor, dan orang tua melalui monitoring rutin.

Sekolah perlu menyediakan ruang konseling dan diskusi yang aman, memperbarui media edukasi secara berkala, serta melakukan evaluasi terstruktur setiap semester.

Dengan langkah-langkah ini, diyakini MA Miftahul Ulum dapat menjadi contoh sekolah yang konsisten menjaga keamanan dan kenyamanan siswa.

Pelaksanaan PKM di MA Miftahul Ulum menunjukkan bahwa intervensi berbasis siswa merupakan strategi efektif untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan ramah.

Dengan menempatkan siswa sebagai subjek utama, mereka dapat mengekspresikan pengalaman dan pandangan dengan jujur, sehingga data yang diperoleh mencerminkan dinamika relasional yang sesungguhnya.

Peningkatan pemahaman siswa mengindikasikan adanya kesenjangan antara persepsi awal dan definisi ilmiah mengenai pelecehan seksual.

Edukasi langsung berhasil memperluas wawasan siswa mengenai berbagai bentuk pelecehan, dari verbal, fisik, hingga digital, yang sering muncul di kalangan remaja.

Hal ini sejalan dengan teori pendidikan karakter yang menekankan pentingnya pembentukan nilai empati, tanggung jawab, dan kesadaran sosial sejak dini. (*)

Ditulis oleh Fatia Tasya Nabilla, Hani Mayrani, Ishmah Nadia Al Auliya, Imas Wati, mahasiswa
Program Studi Ilmu Pemerintahan,Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Pamulang, Kota Serang, Provinsi Banten.

Tulisan Terkait

zetizens.id