Karya

Penguatan Kesadaran Politik Generasi Muda Melalui Literasi Digital di Era Media Sosial

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 1 Kragilan dengan mengangkat tema “Penguatan Kesadaran Politik Generasi Muda melalui Literasi Digital di Era Media Sosial.”

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya literasi digital, kesadaran politik, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi arus informasi di media sosial.

Penguatan kesadaran politik generasi muda melalui literasi digital sangat relevan dengan kondisi saat ini. Di era media sosial, masih banyak generasi anak muda menerima informasi setiap harinya, baik benar maupun yang menyesatkan.

Kami melihat bahwa media sosial memiliki dua sisi yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Di satu sisi, media sosial menjadi ruang belajar dan diskusi tentang politik serta demokrasi. Namun di sisi lain juga, media sosial menjadi ruang yang di penuhi hoaks dan kebencian. Jika tidak memiliki literasi digital yang baik, maka generasi muda akan mudah terbawa arus informasi yang salah.

Kami berpendapat bahwa kesadaran politik tidak harus menyangkut dengan partai politik ataupun pemerintahan. Kesadaran politik bisa dimulai dari kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat. Selain itu, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara juga merupakan bagian dari kesadaran politik

Kegiatan PKM seperti yang dilakukan di SMKN 1 Kragilan menurut kami sangat positif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan politik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi sekolah pun memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran politik bagi generasi muda

Kami percaya bahwa generasi muda memiliki peranan yang sangat besar dalam menentukan arah masa depan bangsa ini. Namun hal tersebut hanya akan bermanfaat jika mereka mampu berpikir kritis. Literasi digital dapat membantu generasi muda membedakan fakta dan opini yang beredar di luaran sana. Dengan begitu mereka tidak mudah di manipulasi informasi.

Selain itu, budaya diskusi yang sehat perlu terus dibangun di kalangan anak muda. Saat ini masih banyak generasi muda yang takut berbeda pendapat karena khawatir mendapat serangan di media sosial. Padahal demokrasi yang sehat lahir dari keberanian untuk berdialog dan menghargai perbedaan.

Pada akhirnya, kesadaran politik melalui literasi digital merupakan investasi penting bagi masa depan Indonesia. Generasi muda yang sadar akan politik dan cerdas dalam digital akan lebih mampu menjaga demokrasi. Dengan begitu media sosial tidak hanya menjadi tempat hiburan semata, tetapi juga ruang pembelajaran yang bermanfaat. (*)

Disusun oleh Kelompok PKM Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pamulang PSDKU Serang.

Dosen Pembimbing: Inrinofita Sari S.IP., M.I.P., 29 April 2026

Tulisan Terkait

zetizens.id