Finance

Wadah Ikhtiar Generasi Sandwich, Sunlife Syariah Siap Bantu Perlindungan Masa Depan Gen Z & Millennial

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia 

ZETIZENS.id — Generasi sandwich bukan sekadar fenomena viral di dunia tapi hal itu benar-benar terjadi di Indonesia. Diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 56 juta orang_menurut Kompas 2023. Angka tersebut tentu belakangan ini semakin related dengan banyak orang apalagi dengan situasi in this economy seperti saat ini.

Yang mengalami tentu usia millennial dan kini generasi Z juga tengah berada dalam situasi yang sama, menanggung biaya hidup diri sendiri, orangtua, dan juga adij atau anak mereka juga.

Melihat fenomena ini, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo mengatakan, pihaknya melakukan pengembangan bisnis dengan meluncurkan Sunlife Syariah yang kini trlah resmi berdiri sebagai entitas mandiri.

Peluncuran Sunlife Syariah juga menandai hadirnya identitas baru Sun Life sebagai bagian dari pembaruan merek secara global, dengan semangat “Making Life Brighter”. Sunlife Syariah menjadi yang pertama di Asia yang menggunakan identitas baru ini, dengan komitmen yang sama terhadap perlindungan dan kepercayaan.

“Salah satu segmen yang kita mau tuju adalah sandwich generation, baik itu gen z dan millennial. Kalangan muda dan segmen usia produktif ini, yang mereka punya beban yang cukup berat ya, di atas dan bawahnya,” ujar Albertus di acara preskon peluncuran Sunlife Syariah pada Minggu (1/11/2026) lalu di Grand Slipi Tower, Jakarta Barat.

Menurutnya, kondisi keuangan generasi berlapis inilah yang butuh ikhtiar untuk menghadapi kebutuhan finansial mereka, mulai dari membantu kehifuoan sendiri, orang tua hingga memenuhi kebutuhan generasi di bawahnya.

Mengusung semangat “Ikhtiar Anda, Kami Jaga dengan Amanah”, Sunlife Syariah menghadirkan perlindungan yang bisa dipercaya melalui nilai Amanah, solusi yang relevan bagi kebutuhan keluarga, serta prinsip ta’awun yang memungkinkan kontribusi peserta memberi manfaat bagi sesama dan menebarkan kebaikan yang lebih luas.

Mendukung peningkatan literasi dan inklusi sistem keuangan syariah, Sunlife Syariah juag diperkenalkan secara lebih luas ke publik dalam ajang HijrahFest LinkUp 2026 di Jakarta.

Arie Kriting, founder HijrahFest mengakui usaha yang ditawarkan Sunlife Syariah bisa menjadi wadah ikhtiar bagi generasi muda memersiapkan hari ini dan masa depan.

“Muslim yang baik itu tidak hanya berserah tapi ia lebih dulu berikhtiar. Mirip dengan yang diajarkan nabi kita SAW, saat para sahabat memarkir kendaraan unta mereka misalnya Nabi SAW memerintahkan untuk mengikat hewan mereka terlebih dahulu baru kemudian berserah kepada Allah, itulah kita saat ini juga mengusahakan yang terbaik baru berpasrah sama Allah,” katanya di acara yang sama.

Dengan didukung pengalaman Sunlife dalam mengelola dana perlindungan jiwa secara global dan di Indonesia, Sunlife Syariah memiliki harapan akan dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan finansial keluarga Indonesia.

“Bagi Sunlife Syariah, tantangannya bukan hanya memperluas akses terhadap perlindungan, tetapi juga menghadirkan perlindungan yang bisa dipercaya. Karena itu, Amanah tidak hanya menjadi pesan komunikasi, tetapi diterapkan sebagai prinsip dalam cara kami melayani dan mendampingi peserta,” kata Albertus lagi.

Dalam menjalankan Amanah tersebut, Sunlife Syariah berpegang pada nilai operasional BAIT: Berkah, Amanah, Ikhtiar, dan Tawakal. Dalam bahasa Arab, bait berarti rumah. Nilai tersebut menjadi landasan dalam menghadirkan perlindungan yang sesuai kebutuhan, informasi yang transparan, serta pendampingan ketika peserta membutuhkan perlindungannya.

Sunlife Syariah juga menghadirkan solusi untuk berbagai tahapan kehidupan, mulai dari perlindungan jiwa dan kesehatan, pendidikan, persiapan haji, perencanaan warisan, hingga dana hari tua, termasuk proposisi yang relevan bagi generasi sandwich yang perlu menyeimbangkan kebutuhan perlindungan diri, anak, dan orang tua. Peserta didampingi oleh 487 tenaga pemasar syariah tersertifikasi dan didukung 14 Kantor Pemasaran Mandiri Syariah.

Agung Prambudi, Presiden Direktur Sunlife Syariah, menyampaikan, “Bagi kami, Amanah bukan hanya pesan, tetapi cara kami menjalankan perlindungan. Kami ingin peserta mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya, memahami perlindungan yang dimiliki, dan terus mendapatkan pendampingan ketika dibutuhkan.”

Amanah dalam asuransi syariah juga diwujudkan melalui prinsip ta’awun atau tolong-menolong. Sebagian kontribusi peserta dialokasikan ke dalam dana tabarru’ sesuai akad dan ketentuan syariah, sehingga peserta dapat saling membantu ketika menghadapi risiko yang dijamin. Semangat saling menolong tersebut dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas. Ketika terdapat surplus underwriting, sesuai akad dan ketentuan yang berlaku, sebagian manfaatnya dapat diteruskan kepada masyarakat.

Dengan demikian, perlindungan syariah tidak hanya menjadi cara untuk menjaga diri dan keluarga, tetapi juga untuk saling menjaga dan menebarkan kebaikan yang lebih luas.

“Melalui prinsip ta’awun, setiap peserta menjadi bagian dari semangat untuk saling menjaga. Inilah yang kami maknai sebagai kebaikan yang meluas, ketika perlindungan yang kita miliki juga dapat membawa manfaat bagi sesama dan masyarakat yang lebih luas,” pungkas Agung lagi. (*)

Al Sobri

Senang menyapa meski kadang nggak balik disapa. Suka berlari meski kadang nggak dapat medali. Journalist.

Tulisan Terkait

zetizens.id