Kolaborasi KKM 63 Literasi Untirta dan Perpusda Provinsi Banten Perluas Akses Bacaan bagi Siswa

ZETIZENS.ID – Guna meningkatkan minat baca dan menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 63 Literasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bekerja sama dengan Perpustakaan Daerah Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Perpustakaan Keliling di SD Negeri Nanggung 2, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan layanan perpustakaan yang membawa berbagai koleksi buku bacaan guna memudahkan siswa mengakses bahan bacaan berkualitas melalui kegiatan membaca secara langsung dan interaktif di lingkungan sekolah.
Kehadiran Perpustakaan Keliling disambut antusias oleh para siswa. Antusiasme tersebut tampak sejak mobil perpustakaan memasuki halaman sekolah.
Para siswa berbondong-bondong menghampiri layanan tersebut untuk melihat koleksi buku dan memilih bacaan yang menarik perhatian mereka.
Selain membaca di lokasi, siswa juga tampak aktif bertukar cerita mengenai buku yang mereka pilih.
Safira, siswi kelas VI B SD Negeri Nanggung 2, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Perpustakaan Keliling menjadi pengalaman baru yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih banyak buku bacaan.
“Saya senang karena ini pertama kalinya melihat Perpustakaan Keliling secara langsung. Teman-teman juga sangat antusias memilih buku untuk dibaca,” ujar Safira.
Respons positif juga datang dari pihak sekolah. Jaenuddin selaku perwakilan SD Negeri Nanggung 2 mengapresiasi kolaborasi antara KKM 63 Literasi Untirta dan Perpustakaan Daerah karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus mendukung upaya peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
“Manfaat yang dirasakan sangat banyak karena anak-anak membutuhkan hal baru. Kegiatan ini dapat menambah wawasan mereka melalui kegiatan membaca,” kata Jaenuddin.
Sementara itu, Annisa selaku perwakilan Perpustakaan Daerah Provinsi Banten menjelaskan bahwa layanan Perpustakaan Keliling merupakan salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, terutama bagi sekolah atau wilayah yang belum memiliki fasilitas perpustakaan yang memadai.
Menurutnya, kolaborasi bersama mahasiswa KKM Literasi menjadi langkah nyata dalam mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat.
“Rendahnya minat baca anak-anak bukan karena mereka tidak mampu membaca, melainkan karena akses terhadap bahan bacaan masih terbatas. Melalui Perpustakaan Keliling, kami berupaya mendekatkan akses tersebut. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat literasi sehingga anak-anak juga terdorong untuk mengajak orang-orang di sekitarnya gemar membaca,” ujar Annisa.
Ketua KKM Literasi 63 Untirta, Anwar Aditiya juga turut menyampaikan harapannya pada keberlanjutan Perpustakaan Desa Nanggung.
“Semoga langkah kecil ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali Perpustakaan Desa yang lebih permanen dan representatif, sehingga potensi besar anak-anak Desa Nanggung dalam belajar tidak lagi terhalang oleh keterbatasan akses,” ucap Adit. (Zee)







