Edu

Mahasiswa KKN Global Institute Bagikan 800 Masker

ZETIZENS.ID— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Global Institute berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Muara menggelar aksi sosial berupa pembagian 800 masker gratis kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di wilayah Desa Muara, Kecamatan Teluknaga.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN bersama Pemerintah Desa Muara terhadap kesehatan masyarakat, khususnya sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang dikhawatirkan berdampak pada kualitas udara dan kesehatan pernapasan masyarakat.

Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada warga dan para pengendara yang melintas di sejumlah titik di wilayah Desa Muara. Sebanyak 800 masker disalurkan secara gratis dengan harapan dapat membantu masyarakat dalam melindungi saluran pernapasan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Koordinator kegiatan, Muhammad Fikri Septiandi. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN kepada masyarakat.

Selain menjalankan program kerja, mahasiswa juga berupaya merespons kondisi yang sedang menjadi perhatian masyarakat melalui aksi sederhana yang dapat memberikan manfaat langsung.

“Kami berharap pembagian masker ini dapat membantu masyarakat Desa Muara dan para pengendara untuk lebih menjaga kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi udara yang berpotensi terpapar abu vulkanik. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa Muara,” ujar Ketua KKN Global Institute, Desa Muara, Muhammad Heaven.

Kepala Desa Muara, H. Mohammad Syaripudin, turut mendukung kegiatan tersebut dan berkolaborasi bersama mahasiswa dalam pelaksanaan pembagian masker kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan warga.

Selain pembagian masker, mahasiswa KKN juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan masker dengan baik serta mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang apabila terjadi perubahan kondisi lingkungan.

Kegiatan pembagian 800 masker ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi antara mahasiswa dengan pemerintah desa dalam menghadapi kondisi yang berdampak terhadap masyarakat. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id