Life Style

Sautkat Merilis “Setidaknya”, Single Kedua Y yang Mencari Alasan untuk Bertahan di Tengah Rutinitas

ZETIZENS.ID – SautKat resmi merilis “Setidaknya”, single kedua mereka, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Lagu ini menjadi salah satu materi yang akan mengisi EP “Meledak”, yang dijadwalkan hadir pada September mendatang bersama single pertama mereka, “Lagi&Lagi”.

“Setidaknya” berangkat dari pertanyaan sederhana tentang bagaimana seseorang tetap menemukan alasan untuk bertahan ketika rutinitas sehari-hari mulai terasa melelahkan.

Lagu ini melihat optimisme bukan sebagai sesuatu yang besar dan heroik, melainkan melalui hal-hal kecil yang sering luput diperhatikan: mendapatkan kursi di transportasi umum, menyelesaikan pekerjaan tanpa revisi, hujan yang reda saat perjalanan pulang, sampai menemukan nasi hangat di meja ketika akhirnya tiba di rumah.

Cara bercerita tersebut membuat “Setidaknya” terasa dekat dengan kehidupan urban sehari-hari. Bagian verse membawa pendengar masuk ke dalam monotoni rutinitas kerja melalui observasi yang sinematik.

Deadline kantor, perjalanan pulang, keinginan mendapatkan validasi sosial lewat olahraga, hingga menghabiskan sisa uang demi sedikit kebahagiaan menjadi potongan-potongan adegan yang perlahan membangun rasa sesak.

Lalu chorus datang seperti pelampung.
Pengulangan kata “setidaknya” bekerja sebagai semacam rapalan untuk mempertahankan kesadaran bahwa masih terdapat sesuatu yang bisa disyukuri, bahkan ketika keadaan belum benar-benar berubah.

Salah satu gambaran paling jelas muncul melalui lirik, “setidaknya aku bisa beli kopi paling murah, duduk di depan gerai persis saat ku hampir menyerah.” Kopi murah, tempat duduk sederhana, dan momen singkat untuk berhenti sejenak menjadi bentuk kecil dari keberlangsungan hidup.

Secara musikal, “Setidaknya” membawa SautKat ke wilayah yang berbeda dari materi sebelumnya. Jika karakter synth menjadi salah satu elemen pada lagu-lagu mereka terdahulu, kali ini gitar mengambil posisi utama.

Lagu ini menjadi guitar-driven song pertama SautKat, dengan komposisi yang dibangun dari riff serta melodi gitar yang dreamy, fuzzy, dan dirty.

Dimas, gitaris sekaligus komposer SautKat, menggandeng Tebo, personel Pixy Plum, Heckt, dan Egon Spangler, untuk membantu menyempurnakan komposisi dengan pendekatan musikal yang berangkat dari ambience, spatial, dan dreamy sound.

Hasilnya adalah lanskap sonik yang terasa luas dan mengambang, dengan atmosfer dream pop dan ambient yang memberi ruang bagi setiap elemen untuk berkembang.

Salah satu detail yang menarik muncul dari tekstur gitar yang menyerupai bunyi metronome. Elemen tersebut memberikan sensasi repetitif sekaligus playful, mempertebal ilusi ruang yang luas dan sedikit memabukkan. Riff gitar menjadi jangkar utama, sementara lapisan-lapisan suara di sekelilingnya membuat lagu terasa terus bergerak meskipun narasinya berangkat dari rutinitas yang berulang.

Kesan tersebut semakin kuat ketika lagu memasuki bagian klimaks. Harmoni vokal disusun secara berlapis dan semakin lama semakin berlipat, membuat bagian akhir terasa lebih megah dibandingkan bagian-bagian sebelumnya.

Di tengah komposisi yang semakin padat, tetap terdapat rasa gelisah yang menggantung. Atmosfernya sesekali terasa eerie dan mengingatkan pada pendekatan musikal Wisp dan/atau Shye, tanpa meninggalkan identitas SautKat.

Dengan durasi hampir lima menit, “Setidaknya” tidak dibangun sebagai lagu yang terburu-buru menuju hook. Perkembangan atmosfer, tekstur gitar, pengulangan chorus, serta penumpukan harmoni vokal menjadi bagian penting dari cara lagu ini bekerja. Struktur tersebut membuat tema rutinitas yang menenggelamkan bertemu dengan musik yang justru terasa magis, luas, dan mengambang.

Kontras antara kedua sisi tersebut menjadi salah satu karakter utama SautKat kali ini. Komposisinya bergerak semakin niche, sementara liriknya justru semakin membumi. Jukstaposisi tersebut mempertegas posisi SautKat sebagai band indie pop revival yang ingin masuk ke pasar dengan formula yang mereka racik sendiri, sekaligus menjadi statement terhadap arus musik pop industri.

“Setidaknya” hadir sekitar tiga bulan setelah debut maxi SautKat, “Katakan-Lagi”. Single ini menjadi bagian dari perjalanan menuju “Meledak”, sekaligus memperlihatkan arah yang semakin jelas dari eksplorasi musikal mereka.

Pada akhirnya, “Setidaknya” tidak menawarkan jawaban besar tentang bagaimana menjalani hidup. Lagu ini hanya mengumpulkan alasan-alasan kecil untuk tidak menyerah.

Setidaknya masih kuat berdiri.
Setidaknya bisa melewati satu hari lagi.
Setidaknya hujan reda ketika pulang kerja.
Setidaknya sampai di rumah.

Setidaknya masih ada nasi hangat di meja.
Dan mungkin, untuk hari tertentu, itu sudah cukup.

“Setidaknya” oleh SautKat tersedia mulai 14 Agustus 2026 di seluruh platform streaming digital. (Zee)

Hilal Ahmad

Gen Z Enthusiast yang suka menulis apa pun dan bertualang ke mana pun!

Tulisan Terkait

zetizens.id