
ZETIZENS.ID – Ada seseorang yang membuat aku kagum dengannya, mungkin lebih dari sekedar kagum bisa dibilang yaitu “menyukai” orang tersebut.
Aku menyukai dia bukan karena flsiknya tapi karena sifat dan karakternya. Dia menghargai hal kecil yang diberikan oleh orang lain, dan dia juga menghargai orang yang sedang berbicara dengannya.
Selain itu dia juga pinter dalam hal akademik dan nonakademik. Dia juga aktif baik dalam organisasi atau eskul. Entah aku dari kapan mengagumi atau menyukainya aku juga gak tahu tapi tiba’ perasaan tumbuh dengan sendiri nya.
Sejak saat itu aku mencari nama dia dan segala tentangnya seperti lagu Tulus yaitu yang berjudul “Labirinn”.
Setelah itu aku mulai mencari tahu tetang dia. Setelah beberapa minggu kemudian akhirnya aku tahu nama, tanggal lahir, dan segala tentang dia.
Dan suatu hari ada notifikasi dari nomor yang ga dikenal. Aku membuka room chat dari nomor yang ga dikenal dan isi pesan tesebut hanya basa-basi kayak menanyakan tentang nama.
Mulai dari situ aku dan dia sering bertukar pesan dan menceritakan hari-hari yang kita jalanin dan sering menceritakan hal-hal random.
Seiringnya waktu, aku memberanikan diri untuk mengajak dia ke kantin bareng. Setelah itu aku pergi ke kantin berdua dengan dia sekedar untuk membeli jajanan atau minuman.
Terkadang aku dan dia setiap malem, call-an hanya untuk menceritakan hal random atau tentang apa yang dia alami. Saking serunya kita call-an, kita ga liat jam dan tiba-tiba’ udah jam 2 pagi.
Karena udah jam 2 pagi, aku dan dia saling say goodbye dan diianjutkan besok.
Semenjak itu aku sering memberikan makan makanan ringan kayak Bengbeng, gandum dll. Setelah beberapa bulan berlalu akhirnya kita berdua lulus masa SMP.
Dan dari situ aku sama dia mulai jarang bertukar pesan dan jarang call-an lagi. Itu karena aku masuk boarding dan dia melanjutkan ke pondok pesantren.
Walaupun dia masuk pesantren pas saat jadwal mudif atau perpulangan dia selalu memberi kabar kalau dia sedang dijenguk atau pulang.
Dan saat dia perpulangan dia kasih aku makanan ringan, berat, vitamin dan juga memberikan aku sweater karena saat itu sedang musim hujan dan dia gamau aku sakit. Maka dari itu dia memberikan sweater ke aku dengan alasan agar ga kedinginan. Padahal jarak dari rumah dia ke asrama aku terbilang sangat jauh. Ada 2 jam-an buat sampai ke asrama aku.
Dan pada bulan Juni, aku libur di rumah selama 2 minggu, dan kebetulan dia juga sedang libur dari pondoknya.
Aku kirim pesan ke dia bahwa aku lagi perpulangan dan dia juga bilang dia juga sedang berlibur. Karena kita sama-sama libur, dia ngajak aku main dan kita akhirnya main di café. Di situ aku canggung banget sama dia gatau mau ngomong apa karena kita udah lama ga ketemu.
Dia minta izin buat turun ke bawah sebentar. Dia turun ke bawah ga memakan waktu lama, dia balik ke tempat yang kita duduk. Tetrnyata dia abis dari Indomaret. Isi kantong plastik tersebut adalah makanan ringan dan vitamin dan dia kasih isi kantong plastik tersebut.
Setelah memberikan makanan tersebut aku sama dia pulang karena aku mau kembali ke asrama dan dia juga kembali ke pondok.
Selama aku di boarding dan dia di pondok, aku sama dia suka bertukar kabar walaupun ga setiap hari.
Di suatu hari, dia sedang ada ada di rumah dan aku masih di boarding karena lagi minggu-minggu remedial ujian, dia ngajak aku ketemuan buat main.
Untungnya itu minggu remedial bukan pas ujiannya, jadi aku meng”iyakan” ajakan dia dan kita pergi ke tempat makan dan lain-lain. Dari situ aku juga sering keluar buat ketemu sama dia. Kadang cuma beli minum, makan, atau pun hanya sebatas jalan aja.
Setelah beberapa bulan, saat mendekati bulan Ramadan aku baru mengetahui kalau temen aku itu ternyata pas di pondoknya itu temen satu sekolah dia. Aku nanya ke temennya pas dia di pondok kayak gimana.
Ternyata dia punya perempuan yang lain dan temennya bilang, ga cukup sama satu perempuan.
Setelah aku tahu fakta itu dari temennya, aku sangat kecewa dan sedih. Dan aku juga baru tahu ternyata dia ga cukup sama satu perempuan di pondoknya.
Mulai dari situ aku mulai menjauh dari dia dan gamau berinteraksi lagi dengannya dan kita akhirnya lost contact
Dan kita akhirnya hanya saling menonton story satu sama lain walaupun kita tidak chattan kembali. Setiap aku bikin sg/sw dia selalu like story yang aku bikin dan itu hampir tiap hari.
Aku mempunyai ide untuk chat dia lagi dan aku chat dia kayak gini. “Eh lo like story gue terus lo kangen ya sama gue”.
Dan dia cuma bilang, “Hahhaha kayaknya iya, eh gatau deh”.
Aku sama dia pakenya “lo-gue”. Dan dari situ kita kembali chattan lagi saling nanya kabar atau saling memberitahu kegiatan masing-masing dan kadang kita juga call-an tiap malem cuma untuk mencritakan hal-hal yang random.
Dia juga kadang ngajak aku main lagi tapi aku selalu nolak ajakan dia dan aku bilang ke dia aku sibuk karena ada acara. Padahal aku gada acara dan ga sibuk juga tapi aku gamau kayak waktu dulu lagi dan gamau terluka lagi yang kedua kalinya.
Dan setelah ada beberapa minggu aku dijadikan last chat oleh dia dan kita akhirnya asing kembali dan mnjadi orang yang gak pernah saling kenal satu sama lain.
Dan akhirnya yang tadi nya orang asing yang pernah singgah kembali menjadi orang asing lagi. (*)
Nabila Faizatu Syifa adalah siswi MAN 2 Kota Serang. Zetizens Icon 2026.







