Life Style

Kapibara jadi Hewan Lucu yang Digemari, Awal Mulanya Gimana?

ZETIZENS.ID.- Saat ini kapibara dikenal sebagai hewan lucu yang disukai banyak orang. Padahal sebelumnya tidak banyak yang mengenal hewan ini. Awal mula gejalanya gimana ya kira-kira?

Kapibara adalah jenis hewan pengerat terbesar di dunia yang berasal dari wilayah tropis dan lembap di Amerika Selatan.

Kapibara memiliki panjang badan sekitar 1 hingga 1,3 meter dan tinggi sekitar 60 sentimeter. Berat dewasa berkisar antara 35 hingga 66 kilogram.

Bentuk fisiknya mirip seperti marmut atau tikus raksasa dengan bulu berwarna cokelat dan selaput di jari-jarinya untuk membantu berenang.

Sebagai hewan yang semi-akuatik, kapibara sangat menyukai lingkungan berair seperti sungai, danau, dan rawa.

Kapibara ini jago berenang loh, mampu menyelam dan menahan napas di dalam air hingga 3 hingga 5 menit.

Kapibara ini juga hewan sosial, hidup berkelompok yang bisa terdiri dari 10 hingga 100 ekor.

Kapibara ini herbivora, emakan rumput, tanaman air, dan buah-buahan.

Terkenal

Dijuluki “Masbro”, kapibara terkenal di internet karena sangat tenang, santai, dan mudah berbaur atau akrab dengan hewan lain.

Hewan asli Amerika Selatan dan merupakan anggota dari keluarga Caviidae, yang masih berkerabat dengan tikus, marmut, dan chinchilla.

Kapibara atau celeng air (Hydrochoerus hydrochaeris) merupakan jenis hewan pengerat terbesar asli Amerika Selatan.

Di antara banyak satwa seru di dunia, ada satu satwa pengerat yang banyak disukai orang, bahkan jadi bintang di internet.

Kapibara dapat memakan rumput, tanaman air, kulit pohon, pucuk daun, buah, dan biji-bijian. Kapibara berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar).

Alasan utama mengapa kapibara begitu digemari di internet antara lain karena ledakan meme “Masbro”. Awalnya, beredar meme di Facebook dan Twitter yang memasang foto kapibara dengan teks ringkas “Masbro”.

Netizen Indonesia merasa ekspresi wajah kapibara yang datar, pasrah, dan matanya yang sayu mirip dengan tipe “mas-mas tongkrongan” yang sangat ramah dan santai dalam menjalani hidup.

Kapibara sering tertangkap kamera sedang santai berdekatan dengan hewan lain. Mulai dari burung yang bertengger di punggungnya, kucing, hingga reptil berbahaya seperti buaya dan aligator tanpa diserang.

Kapibara adalah hewan sosial yang tidak agresif. Karena metabolisme tubuhnya lambat dan mereka adalah herbivora, mereka jarang menunjukkan gestur mengancam, sehingga hewan lain merasa aman di dekatnya.

Banyak anak muda di berbagai belahan dunia (termasuk Asia) menyukai kapibara karena mereka dianggap memiliki “mentalitas seperti Buddha”—tetap damai, emosinya stabil, dan tidak peduli dengan hiruk-pikuk perlombaan hidup yang penuh tekanan. Sifat tenangnya menjadi contoh ideal untuk menikmati hidup dengan rileks.

Ketenaran internasionalnya makin meroket setelah sebuah lagu pendek buatan blogger Rusia berjudul “Capybara” viral menjadi latar musik jutaan video di TikTok pada tahun 2023.

Kartun kapibara terasa sangat lucu dan menggemaskan karena para animator berhasil menyederhanakan bentuk tubuhnya yang gemoy dan memadukannya dengan ekspresi wajahnya yang legendaris.

Animasi

Di dunia animasi, bentuk tubuh kapibara disederhanakan menjadi oval bulat yang padat tanpa lekukan leher yang jelas. Bentuk “silinder gemoy” ini secara psikologis otomatis memicu respons gemas bagi yang melihatnya.

Ini adalah kunci kelucuannya. Kartun kapibara hampir selalu digambar dengan mata berupa garis lurus yang sipit atau setengah tertutup. Ekspresi ini memancarkan aura “tidak peduli”, “ngantuk”, atau “pasrah” yang sangat kuat.

Bagian moncong dan hidungnya digambar menonjol dan kotak. Kombinasi kepala besar, hidung kotak, dan mata sipit menciptakan kontras wajah yang sangat jenaka.

Tubuhnya yang besar ditopang oleh kaki-kaki kecil yang pendek. Saat digambar sedang berjalan atau berlari, gerakannya terlihat sangat kaku namun justru itu yang membuatnya menggemaskan.

Dalam versi kartun, kapibara sering kali digambar dengan aksesori yang memperkuat kesan “santai tanpa beban” mereka:

Terinspirasi dari tradisi pemandian air panas Yuzu Bath di Jepang, kartun kapibara sering digambar sedang berendam di air hangat dengan buah jeruk bertengger seimbang di atas kepalanya.

Animator sering menambahkan karakter burung kecil atau bebek yang duduk santai di atas punggung atau kepala kapibara, menggambarkan sifat aslinya yang ramah dan pasrah ditumpangi hewan lain. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id