Aku Mau Cerai Tapi Suamiku Mau Futsal, Film dengan Gaya Poster Jadul dan Judul Absurd

ZETIZENS.ID – Ada-ada saja ya. Masa iya ada film dengan judul ini: Aku Mau Cerai Tapi Suamiku Mau Futsal. Ini riil loh. Belum lagi gaya posternya memakai konsep jadul ala 90-an saat era digital belum fenomenal.
Yap, ini adalah judul film komedi romantis Indonesia karya ais.item yang dijadwalkan rilis pada 2026.
Mengusung genre komedi romantis, film yang disutradarai Ais Item ini dibintangi oleh Sabri Putra (sebagai Hilman Suherman) dan Vika Chu (sebagai Wulan Gurita).
Film ini mengisahkan konflik rumah tangga antara Wulan, seorang influencer yang merasa kurang mendapat perhatian, dan suaminya Hilman yang lebih sibuk dengan dunianya.
Wulan yang seorang influencer cantik yang merasa diabaikan dan tidak lagi dianggap penting oleh suaminya.
Hilman yang digambarkan sebagai suami “mokondo”, kurang memberikan perhatian kepada istrinya. Puncaknya, saat Wulan meminta cerai karena sudah lelah dengan sikapnya, Hilman justru lebih mementingkan hobi futsalnya.
Masalah semakin rumit dengan munculnya Herman Suhilman (juga diperankan oleh Sabri Putra), saudara kembar atau kakak ipar Hilman. Herman adalah sosok yang sangat baik dan perhatian kepada Wulan, yang memicu kecurigaan serta persaingan di antara mereka.
Film ini diberi label 21+ Dewasa Only karena menyajikan humor eksplisit seputar perbandingan kelebihan fisik sang suami vs perhatian emosional dari pria lain.
<span;>Inti konflik film ini dikemas lewat kutipan sarkas pada trailernya: <span;>”Cinta itu indah.. tapi kalau udah nikah, mending futsal aja!”
Konsep Absurd
FYI, desain poster film Aku Mau Cerai Tapi Suamiku Mau Futsal ini sengaja dibuat mirip gaya zaman dulu atau jadul karena film ini mengusung konsep komedi absurd dan “tolol” yang sangat kental.
Sang sutradara, Ais Item, dan rumah produksi memang sengaja mendeklarasikan karya ini sebagai “film tolol”. Gaya poster jadul nan lawas memberikan kesan jenaka bahkan sebelum penonton menyaksikan filmnya.
Judul dan visualnya memparodikan drama rumah tangga atau sinetron Indonesia zaman dulu, namun dengan premis konflik yang sangat sepele dan tidak masuk akal, antara perceraian dan hobi main futsal.
Di tengah maraknya poster film modern yang menggunakan CGI atau penyuntingan digital yang rapi, poster bergaya jadul dan terkesan “low-budget” ini justru sukses mencuri perhatian netizen di media sosial karena terlihat mencolok dan berbeda. (Zee)







