KKM Reguler Kelompok 29 Untirta Selenggarakan Sosialisasi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Desa Kibin sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan

ZETIZENS.ID – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Kelompok 29 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan dua kegiatan sosialisasi di Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, sebagai upaya pelestarian lingkungan melalui edukasi pengelolaan limbah rumah tangga.
Kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik pada 19 Juli 2026 dan Sosialisasi Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Desa Kibin merupakan wilayah yang terus mengalami perkembangan sejak pemekaran menjadi Desa Kibin dan Desa Ciagel pada tahun 1984. Sejak tahun 2000, perkembangan industri turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan desa secara signifikan.
Dengan luas wilayah mencapai 444 hektare, Desa Kibin kini berkembang sebagai kawasan permukiman, industri, pertanian, serta perkebunan, dan memiliki posisi strategis karena dilalui jalan nasional.
Perkembangan kawasan industri dan permukiman tersebut turut meningkatkan volume limbah rumah tangga, termasuk sampah organik dan minyak jelantah.
Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut berpotensi mencemari lingkungan. Oleh karena itu, kedua kegiatan sosialisasi dilaksanakan untuk mendorong masyarakat Desa Kibin agar lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Cair dari Sampah Organik
Kegiatan pertama dilaksanakan pada 19 Juli 2026 dengan mengangkat tema pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik sekaligus membantu mengurangi penumpukan sampah di lingkungan permukiman warga.
Peserta tidak hanya memperoleh pemaparan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk cair menggunakan bahan-bahan organik yang lazim ditemukan dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 29 Untirta berharap pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri dapat meningkat serta mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk yang lebih ramah lingkungan.
Sosialisasi Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah
Dua pekan berselang, kegiatan kedua dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan tema pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin. Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri dari kalangan akademisi, yaitu Rini Yanuarti, S.Pi., M.Si. dan Ginanjar Pratama, S.Pi., M.Si., yang keduanya merupakan dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman bahwa minyak jelantah yang sering dianggap sebagai limbah rumah tangga masih dapat dimanfaatkan apabila diolah dengan tepat.
Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah dengan mengubah minyak jelantah menjadi lilin yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomi.
Selain memperoleh pengetahuan mengenai tahapan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin, peserta juga mengikuti praktik secara langsung dan berhasil menghasilkan contoh atau prototipe lilin dari minyak jelantah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengelola minyak jelantah dengan tepat guna mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Upaya Bersama Menjaga Kelestarian Lingkungan Desa Kibin
Melalui dua rangkaian sosialisasi tersebut, KKM Reguler Kelompok 29 UNTIRTA berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat Desa Kibin untuk mengelola limbah rumah tangga, baik sampah organik maupun minyak jelantah, secara lebih ramah lingkungan.
Dengan pendekatan edukasi dan praktik langsung, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya sederhana dalam mengolah limbah rumah tangga tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi pencemaran dan mendukung kelestarian lingkungan Desa Kibin. (Zee)







