Edu

Sharia Assurance Universe Radiant & Excellent (SURE), HMPS Asuransi Syariah Dorong Generasi Muda Siapkan Masa Depan Berbasis Prinsip Syariah

ZETIZENS.ID – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan Sharia Assurance Universe Radiant & Excellent (SURE) dengan tema “Secure the Future Syariah Culture for Inspiring Generation”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad Program Studi Asuransi Syariah ke-12 sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai asuransi syariah dan pentingnya mempersiapkan masa depan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, Ketua Jurusan Asuransi Syariah beserta jajaran, perwakilan organisasi mahasiswa, dosen, panitia, serta mahasiswa Program Studi Asuransi Syariah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FEBI, laporan Ketua Pelaksana, sambutan Ketua Umum HMPS Asuransi Syariah, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Wakil Dekan FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, doa, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan Program Studi Asuransi Syariah.

Ketua Pelaksana SURE, Siti Zahwa R.F., dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kontribusi berbagai pihak.

“Sebagai Ketua Pelaksana, saya menyadari bahwa dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Namun, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan bertanggung jawab hingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Siti Zahwa.

Sementara itu, Ketua Umum HMPS Asuransi Syariah, Luthfi Hanif Alif Basya, menyampaikan bahwa SURE tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan Program Studi Asuransi Syariah.

Menurutnya, mahasiswa perlu melihat kembali apa yang telah dilakukan sekaligus mempersiapkan langkah untuk pengembangan program studi ke depan.

“Harapannya, Program Studi Asuransi Syariah ke depannya menjadi program studi yang lebih baik, lebih sukses, dan yang paling penting dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Luthfi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Bapak Dede Sudirja, M.Si., memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan SURE secara resmi.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya prinsip ta’awun atau saling tolong-menolong dalam memahami konsep dasar asuransi syariah. Beliau mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Ma’idah ayat 2:

“Wa ta’awanu ‘alal birri wat-taqwa wa la ta’awanu ‘alal itsmi wal-‘udwan,” yang berarti, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan, dan janganlah kamu tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”

Menurutnya, prinsip tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam pengembangan asuransi syariah, khususnya dalam pengelolaan risiko melalui konsep berbagi risiko atau shared risk.

“Kalau kita berbicara mengenai asuransi syariah, salah satunya adalah konsep dalam pengelolaan risiko. Dalam asuransi syariah, konsep yang dikedepankan adalah shared risk, yaitu berbagi risiko,” jelasnya.

IaI juga menjelaskan bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari risiko dan ketidakpastian atau uncertainty. Berbagai kondisi, mulai dari perubahan ekonomi hingga risiko dalam aktivitas sehari-hari, menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap manajemen risiko.

“Dalam definisi, risiko berkaitan dengan uncertainty, yaitu ketidakpastian. Hidup itu penuh dengan ketidakpastian. Kita tidak mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi di masa depan,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurutnya, tema “Secure the Future Syariah Culture for Inspiring Generation” memiliki keterkaitan dengan kebutuhan generasi muda untuk memahami cara mempersiapkan dan mengelola risiko di masa depan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan asuransi syariah tidak hanya berkaitan dengan produk perlindungan, tetapi juga dengan upaya membangun pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan risiko berdasarkan prinsip syariah.

“Dengan adanya asuransi syariah, insyaallah kita dapat mengelola ketidakpastian tersebut melalui prinsip saling tolong-menolong dan berbagi risiko,” katanya.

Penyelenggaraan Sharia Assurance Universe Radiant & Excellent (SURE) sekaligus menjadi momentum bagi civitas akademika Program Studi Asuransi Syariah untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi program studi di lingkungan perguruan tinggi maupun masyarakat.

Peringatan Milad Program Studi Asuransi Syariah ke-12 diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi refleksi dan dorongan bagi mahasiswa serta seluruh civitas akademika untuk terus mengembangkan kompetensi, memperkuat budaya syariah, dan berkontribusi dalam pengembangan industri asuransi syariah di masa mendatang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Wakil Dekan FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, didampingi Ketua Umum HMPS Asuransi Syariah. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan atas keberlanjutan dan perkembangan Program Studi Asuransi Syariah. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id