Mahasiswa KKM 08 Desa Sasak Untirta Gelar Penyuluhan Edukasi Pemilahan Sampah Tiga Jenis di SDN Sasak 2

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Reguler Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kelompok 08 Desa Sasak menggelar penyuluhan edukasi mengenai pemilahan sampah tiga jenis di SDN Sasak 2 pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah sejak usia dini.
Program edukasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKM terhadap permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, sampah nonorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Materi disampaikan oleh Arwati dan Muhammad Deni Kusuma dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Selama penyuluhan berlangsung, siswa diajak mengenal contoh-contoh sampah di sekitar mereka, memahami perbedaan setiap jenis sampah, serta mempraktikkan cara membuang sampah ke tempat yang sesuai.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pendekatan yang menyenangkan membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Perwakilan guru SDN Sasak 2, Veni Ardyanis, mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Untirta Kelompok 08 Desa Sasak. Menurutnya, penyuluhan tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus membangun kepedulian siswa terhadap lingkungan sejak dini.
“Harapan saya, anak-anak dapat memahami mana yang termasuk sampah organik, nonorganik, dan sampah B3 sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 08 Desa Sasak sangat baik. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat yang lebih besar,” ujar Veni Ardyanis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Untirta Kelompok 08 Desa Sasak berharap para siswa dapat membiasakan diri memilah sampah dengan benar sebagai langkah sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif yang dapat diterapkan di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia sekolah dasar. (Zee)







