Nusantara

LGCB, Band Surabaya yang Satu Jalur Musik: Rock Bernuansa Oldskool dengan Sentuhan Vintage, Punk Rock, dan Blues

ZETIZENS.ID – Terbentuk pada tahun 2003 di Surabaya, band ini awalnya menyandang nama Let’s Go C’mon Baby. Namun, lidah lokal masyarakat Surabaya yang ekspresif dan blak-blakan lebih sering menyingkatnya menjadi LGCB—sebuah akronim organik yang akhirnya diangkat menjadi nama resmi band sejak momentum rebranding mereka di tahun 2025.

Sejak awal berdiri, LGCB yang dimotori oleh Anggie (vokal) dan Rizkie Obrut (bass) telah berkomitmen pada satu jalur musik: Rock bernuansa oldskool dengan sentuhan vintage, punk rock, dan blues.

Karakter ini diperkuat dengan penulisan lirik berbahasa sederhana, lugas, cenderung slengean, namun tajam
dalam mengangkat isu sosial sehari-hari.

Sikap pemberontak mereka bahkan sudah terlihat sejak panggung pertama mereka di sebuah acara resepsi pernikahan, di mana mereka nekat membawakan lagu sendiri alih-alih lagu cover.

Dua Dekade Dinamika dan Diskografi

Perjalanan LGCB adalah potret bertahannya sebuah band akar rumput. Setelah melewati berbagai fase pergantian personel dan menelurkan beberapa karya penting, berikut adalah rekam jejak diskografi LGCB:

2005: Merilis mini album self-titled “Let’s Go C’mon Baby” dengan hits single “Koboi Django” yang didistribusikan secara gerilya dari mulut ke mulut dan sistem titip jual di distro-distro Surabaya.

2012: Melepas mini album kedua bertajuk “Joni Don’t Go” setelah sempat mengalami perombakan formasi besar-besaran.

2014–2017: Band sempat menyatakan hiatus dari panggung musik.

2021: Kembali bangkit dan merilis mini album repackage berbentuk kaset pita rilisan terbatas berjudul
“Obaat Gagal” dengan aransemen lagu lama yang dibuat lebih heavy. 2022: Merilis single digital “Bad Day Pasti Berlalu”.

Era Baru dan Peluncuran Full Album 2026

Kini, di tahun 2026, LGCB solid digawangi oleh Anggie (Vokal), Rizkie (Bass), Yoga (Gitar), Gede (Drum),
dan Damis (Gitar). Kembali aktif membakar gigs lokal di Surabaya, dan Sekitarnya, LGCB membawa energi yang tidak pernah luntur: ugal-ugalan, liar, tidak tertebak, namun tetap bersenang-senang (enjoy).

Full album perdana yang lama tertunda ini akan merangkum total 9 lagu, dan lagu Engine #5 dipilih menjadi single yang siap menyemburkan energi rock oldskool murni khas LGCB. Album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah monumen perayaan atas keteguhan sebuah band rock yang menolak tunduk oleh waktu. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id