Edu

Peresmian dan Serah Terima Rocket Stove Pembakaran Sampah Minim Asap sebagai Wujud Pengabdian KKM 40 Desa Kramatwatu Universitas Serang Raya

ZETIZENS.ID – Program kerja unggulan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 40 Universitas Serang Raya (Unsera) di Desa Kramatwatu mencapai puncaknya melalui kegiatan Peresmian Rocket Stove Pembakaran Sampah Minim Asap.

Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi pembangunan Rocket Stove ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna.

Acara peresmian dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Serang Raya Assoc. Prof. Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si., Sekretaris Desa Kramatwatu Abdi Rahmadan, S.E., M.M., CPLA, Ketua RT 06 Sabdo Waluyo, Ketua RW 02 Ade Ahmad, Dosen Pembimbing Lapangan Apriliana Dwijayanti, S.Si., M.T., Ketua KKM 40 Erlan Priadi, mahasiswa KKM, serta masyarakat Desa Kramatwatu.

Dalam laporannya, Ketua KKM 40 Desa Kramatwatu, Erlan Priadi, menjelaskan bahwa pembangunan Rocket Stove merupakan hasil identifikasi permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan KKM, yaitu masih ditemukannya praktik pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara.

“Rocket Stove ini kami bangun sebagai bentuk implementasi teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat mengurangi polusi udara akibat pembakaran sampah. Dengan sistem pembakaran yang lebih efisien, alat ini mampu menghasilkan panas yang tinggi, mempercepat proses pembakaran, serta meminimalkan asap yang dihasilkan sehingga lebih ramah terhadap lingkungan,” jelas Erlan.

Puncak kegiatan ditandai dengan demonstrasi penggunaan Rocket Stove, dimana mahasiswa memperlihatkan proses pembakaran sampah kering menggunakan sistem pembakaran bertingkat yang menghasilkan nyala api lebih stabil dengan emisi asap yang jauh lebih rendah dibandingkan pembakaran terbuka.

Demonstrasi tersebut mendapat perhatian dan antusiasme masyarakat yang hadir. Selanjutnya dilakukan prosesi peresmian secara simbolis Rocket Stove kepada Pemerintah Desa Kramatwatu sebagai bentuk penyerahan hasil program pengabdian agar dapat dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. H. M. Kamil Husain, Lc., M.Si. menyampaikan bahwa program Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKM Kelompok 40 Universitas Serang Raya yang telah menghadirkan inovasi Rocket Stove di Desa Kramatwatu. Program ini merupakan wujud nyata implementasi semangat Unsera Berdampak, di mana ilmu pengetahuan, inovasi, dan hasil pembelajaran di perguruan tinggi diterapkan secara langsung untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kramatwatu, Abdi Rahmadan, S.E., M.M., CPLA, mengapresiasi kontribusi Universitas Serang Raya melalui KKM Kelompok 40 yang telah memberikan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Serang Raya dan seluruh mahasiswa KKM Kelompok 40. Rocket Stove ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah Desa siap mendukung keberlanjutan pemanfaatan fasilitas ini,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita, foto bersama, dan sosialisasi singkat mengenai tata cara penggunaan serta perawatan Rocket Stove kepada masyarakat.

Melalui program ini, KKM 40 Universitas Serang Raya berharap Rocket Stove dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembakaran sampah yang lebih efisien, aman, dan minim asap.

Inovasi ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih baik serta menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang berkelanjutan di Desa Kramatwatu. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id