Kelompok 5 KKN Nusantara Ajak Masyarakat Margawangi Gemar Menabung

LEBAK – Kelompok 5 KKN Nusantara VI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi menabung dan pembuatan celengan dari botol bekas bagi anak-anak Desa Margawangi, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan budaya hemat dan kemandirian finansial sejak dini sekaligus mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan nilai ekoteologi, salah satu tema yang diusung dalam KKN Nusantara VI. (13/08/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Divisi Pendidikan KKN Nusantara VI Kelompok 5 Desa Margawangi ini mengusung tema “Ayo Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah dan Ramah Lingkungan”.
Kegiatan diikuti oleh anak-anak Desa Margawangi dengan suasana yang penuh antusiasme. Melalui pendekatan belajar sambil bermain, mahasiswa KKN mengajak anak-anak memahami pentingnya menabung sekaligus mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan botol bekas.
Divisi Pendidikan KKN Nusantara VI Kelompok 5 yang terdiri dari Desta Asditia Utami dan Nurul Qalbi Azzahrah W mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan kebiasaan menabung, tetapi juga memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya memiliki tujuan dalam mengelola uang.
“Kami ingin mengubah pandangan anak-anak tentang menabung. Menabung itu tidak harus sulit dan membosankan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa menabung itu menyenangkan dan bisa memberikan manfaat besar untuk masa depan mereka,” ujar Desta.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak terlebih dahulu diberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya menabung dan membiasakan diri menyisihkan sebagian uang yang dimiliki. Mereka juga diberikan kebebasan untuk menentukan tujuan dari tabungan masing-masing dengan menuliskannya pada celengan yang dibuat.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan celengan menggunakan botol air mineral bekas. Anak-anak tampak antusias menghias botol dengan kertas origami dan berbagai bahan sederhana lainnya.
Setiap anak diberikan kebebasan untuk berkreasi sesuai dengan keinginan masing-masing sehingga menghasilkan celengan dengan bentuk dan hiasan yang beragam.
Tidak hanya menghias celengan, anak-anak juga diminta menuliskan tujuan atau impian yang ingin mereka capai melalui kegiatan menabung tersebut. Tujuan tersebut dapat berupa membeli buku, tas, mainan, maupun kebutuhan lainnya. Cara ini diharapkan dapat membantu anak-anak memahami bahwa menabung akan lebih bermakna ketika dilakukan dengan tujuan yang jelas.
“Aku mau nabung buat beli tas. Aku senang bikin celengan seperti ini karena bisa kita hias sendiri,” ujar Bunga, salah seorang anak, sambil tersenyum menunjukkan hasil kreasinya.
Kegiatan pembuatan celengan dari botol bekas juga menjadi sarana untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak diajak memahami bahwa barang yang sudah tidak digunakan masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
Hal tersebut sejalan dengan semangat ekoteologi, yaitu membangun kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan.
Sementara itu, Qalbi, perwakilan Divisi Pendidikan KKN Nusantara VI Kelompok 5, mengatakan bahwa kebiasaan baik dapat dimulai melalui kegiatan sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
“Kami percaya bahwa kebiasaan baik dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Semoga celengan yang mereka buat hari ini menjadi awal dari semangat menabung dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KKN Nusantara VI Kelompok 5 Desa Margawangi berharap anak-anak tidak hanya memahami pentingnya menabung, tetapi juga mampu membangun kebiasaan hidup hemat, memiliki tujuan dalam mengelola uang, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah kecil dalam membentuk generasi yang lebih mandiri, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan di Desa Margawangi. (Zee)







