Hoax, Tom Cruise Perankan Nabi Muhammad dalam Serial HBO berjudul Prophet: The Reckoning

ZETIZENS.ID – Ternyata tidak benar. Kabar yang menyebutkan Tom Cruise akan memerankan Nabi Muhammad dalam serial HBO berjudul Prophet: The Reckoning adalah hoaks atau berita palsu yang beredar di media sosial dan tidak memiliki dasar kebenaran resmi.
Narasi mengeklaim HBO menunjuk Tom Cruise untuk serial 12 episode yang syuting di Maroko.
Pernyataan dari CEO HBO Casey Bloys dalam berita tersebut sepenuhnya buatan dan tidak pernah ada.
Baik pihak HBO maupun manajemen Tom Cruise tidak pernah merilis atau mengonfirmasi proyek tersebut.
<span;>Unggahan hoaks tersebut mencatut nama CEO HBO, Casey Bloys, dengan klaim bahwa Tom Cruise akan melakukan adegan berbahaya sendiri.
Faktanya, dalam ajaran agama Islam, visualisasi atau penggambaran sosok Nabi Muhammad dalam bentuk film, foto, maupun lukisan secara mutlak dilarang oleh mayoritas ulama untuk menjaga kesucian dan kehormatan sang Nabi.
Mayoritas ulama dan institusi Islam dunia melarang keras visualisasi fisik Nabi Muhammad. Oleh karena itu, industri perfilman internasional tidak akan membuat produksi komersial yang menampilkan sosok beliau secara fisik.
Satire
Berita hoaks ini muncul karena adanya unggahan satire (komedi/sindiran) dari akun media sosial berbahasa Inggris yang kemudian disebarkan ulang secara salah paham oleh netizen.
Ada beberapa faktor utama mengapa berita bohong ini bisa tercipta dan mendadak viral:
1. Berawal dari Lelucon Satire Komedi
Narasi ini pertama kali muncul dari unggahan akun komedi/satire berbahasa Inggris di media sosial seperti Instagram. Pembuat konten sengaja menulis cerita yang tidak masuk akal sebagai bentuk sindiran terhadap industri televisi modern (dalam hal ini HBO) yang sering membuat keputusan kontroversial demi rating tinggi.
Lelucon ini sengaja menggunakan kalimat kutipan palsu dari CEO HBO yang terkesan acuh tak acuh, seperti: “Apakah film ini akurat? Siapa yang peduli. Apakah menghormati agama? Juga siapa yang peduli.”.
2. Efek “Rage Bait” (Umpan Kemarahan)
Isu agama dan sosok Nabi Muhammad adalah topik yang sangat sensitif bagi umat Muslim dunia. Pembuat hoaks menggunakan teknik rage bait, yaitu sengaja membuat narasi yang memicu amarah publik agar konten tersebut langsung mendapat ribuan komentar, dibagikan secara masif, dan menjadi viral demi keuntungan algoritma media sosial.
3. Stereotip Aksi Ekstrem Tom Cruise
Aktor Tom Cruise sangat terkenal di dunia nyata karena selalu melakukan adegan berbahaya (stunt) sendiri tanpa pemeran pengganti, seperti bergelantungan di pesawat atau melompat dari tebing.
Pembuat hoaks memanfaatkan persona ini dengan menuliskan bahwa dalam “film Nabi” tersebut, Tom Cruise akan melakukan adegan ekstrem menunggangi kuda dan melompat dari tebing. Kelucuan yang tidak masuk akal ini justru dianggap serius oleh sebagian orang.
4. Hambatan Bahasa dan Kurangnya Literasi Digital
Ketika konten satire berbahasa Inggris tersebut menyebar ke netizen Indonesia, banyak pengguna media sosial yang langsung menerjemahkannya secara mentah-mentah tanpa memeriksa sumber asli atau memahami konteks komedi di dalamnya. Akibatnya, candaan tersebut ditelan bulat-bulat sebagai berita investigasi yang nyata. (Zee)







