Nusantara

Settleblaze Rilis EP “Somewhere Between Leaving”

Sebuah perjalanan tentang kehilangan, jarak dan hal-hal yang tak pernah benar-benar selesai.

ZETIZENS.ID – Settleblaze, band Emo, alternative asal Malang, resmi memperkenalkan EP debut mereka bertajuk “Somewhere Between Leaving”,sebuah perjalanan emosional yang merangkum empat fase dalam proses pemaksaan, penyangkalan, kehampaan, dan berdamai dengan hal-hal yang tak pernah benar-benar selesai.

Melalui empat lagu yang saling terhubung, EP ini mengajak pendengar memasuki ruang sunyi di antara hadir dan hilang sebuah fase ketika seseorang belum sepenuhnya pergi, tetapi juga tak lagi benar-benar tinggal.

Judul Somewhere Between Leaving mempresentasikan ruang emosional tersebut: titik liminal yang sering kali dijelaskan, Ketika kenangan tetap bertahan sementara kenyataan perlahan bergerak menjauh.
Secara naratif, EP ini tersusun sebagai sebuah perjalanan yang utuh.

“Good Listener”membuka cerita dengan kedekatan yang tumbuh melalui percakapan-percakapan sederhana. Sebuah hubungan yang terasa hangat, dekat, dan tak pernah jelas untuk memiliki karena hanya sekedar pendengar, namun dari hal tersebut membuatnya merasa cukup.

Perjalanan berlanjut melalui“In Dreams”adalah cerita ketika seseorang yang dulu terasa begitu dekat perlahan hanya dapat ditemui melalui benak mimpi dan bayang ingatan.

Sebuah fase ketika kehadiran yang telah pergi masih terus tinggal di kepala, membuat batas kenyataan dan kenangan menjadi samar. Meski telah berakhir, bayangannya tetap hadir di ruang sunyi, seolah perasaan memang tidak pernah benar-benar pergi.

Di titik paling sunyi, “Everything We Couldn’t Be”hadir sebagai klimaks dalam perjalananSomewhere Between Leaving. Lagu ini bercerita tentang kedekatan yang terasa nyata, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi sesuatu yang bisa dimiliki.

Ada perasaan yang tumbuh tanpa sempat menemukan bentuknya, percakapan yang berhenti sebelum semuanya terucapkan, serta harapan yang perlahan harus dilepaskan.

Di antara keinginan untuk tetap tinggal dan kenyataan bahwa tidak semua hal bisa diperjuangkan, lagu ini menjadi ruang bagi segala kemungkinan yang pada akhirnya tidak pernah terjadi.

Pada perjalanan“What’s Left Behind”menjadi puncak penerimaan seseorang pada hal yang telah berlalu, dimana kenanangan, penyesalan, dan perasaan yang dulu sempat bertahan terlalu lama.

Setelah melewati kehilangan, ingatan, dan ketidakpastian, yang tersisa akhirnya bukan lagi keinginan untuk kembali, melainkan berdamai dengan keadaan dan merelakan apa yang tidak pernah bisa di pertahankan.

Pada akhirnya,Somewhere Between Leavingadalah tentang menerima bahwa tidak semua cerita ditakdirkan untuk selesai dengan jawaban. Ada yang tetap hidup sebagai kenangan, perlahan memudar bersama waktu, namun tak pernah benar-benar hilang. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id