Nusantara

Jhon LBF, Pengusaha yang Talangi Utang Rp3,5 Miliar Ruben Onsu

ZETIZENS.ID  — Nama pengusaha Jhon LBF kembali menjadi perbincangan publik setelah membantu menalangi ganti rugi presenter Ruben Onsu senilai Rp3,5 miliar dalam kasus dugaan penipuan investasi.

Bantuan ini diberikan supaya persoalan hukum yang menjerat Ruben Onsu dapat segera terselesaikan. Ganti rugi ini merupakan tanggungan Ruben Onsu kepada korban investasi bermasalah yang sempat melaporkannya.

Laman AFU membahas, Jhon LBF turun tangan langsung menalangi pembayaran tersebut, sehingga proses hukum yang sedang berjalan tidak berlarut-larut.

berkat pelunasan itu, pihak korban akhirnya resmi mencabut laporannya dan kasus tersebut berakhir damai.

“Alhamdulillah, dapat bantuan dari bang Jhon LBF. Setelah ngobrol sampai malam sama beliau, Bang Jhon mau menyelesaikan semuanya, tapi saya juga akan selesaikan apa yang sudah diberikan bang Jhon,” ujar Ruben Onsu dalam kesempatan terpisah.

Ruben mengaku saat ini masih berupaya menjual sejumlah asetnya untuk mengumpulkan dana guna menuntaskan tanggung jawabnya.

Proses penjualan aset yang tidak bisa dilakukan secara instan itu sempat membuatnya kesulitan, sehingga bantuan dari Jhon LBF dinilai menjadi jalan keluar yang disyukurinya. Jhon LBF sendiri mengaku tergerak hatinya untuk membantu Ruben keluar dari masalah berat tersebut.

Pebisnis

Di balik sorotan publik saat ini, Jhon LBF sebenarnya menyandang nama asli Henry Kurnia Adhi. Ia lahir pada 1985 di Semarang dari keluarga keturunan Jawa-Tionghoa, sebagai putra kedua di antara tiga bersaudara.

Pendidikan menengahnya ditempuh di SMA YSKI Semarang hingga lulus pada 2004, sebelum akhirnya membangun rumah tangga bersama Kiki Ulandari pada November 2019 dan kini dikaruniai seorang anak laki-laki.

Jejak karier Jhon LBF dimulai jauh sebelum ia dikenal sebagai bos yang gemar menaikkan gaji karyawan.

Pada 2007 ia nekat merantau ke Jakarta dan sempat menjajal profesi sales, namun tidak bertahan lama di posisi tersebut.

Demi menyambung hidup, ia lantas berpindah-pindah pekerjaan serabutan di arena lomba burung kicau, mulai dari mengurus bendera hingga membantu perakitan trofi, sampai akhirnya dipercaya menjadi juri dengan bayaran sekitar Rp60 ribu per hari. Kondisi ekonominya sempat kian berat ketika sang ibu jatuh sakit dan harus ia rawat.

Titik balik datang saat ia kembali merintis karier kantoran sebagai tenaga marketing di Hive Five, perusahaan konsultan bisnis, perpajakan, dan keuangan.

Kinerjanya yang moncer dalam tiga bulan pertama berhasil mendongkrak omzet perusahaan, hingga salah satu atasannya di sana menghadiahinya sebuah mobil sebagai bentuk apresiasi. Sosok yang dulu menjadi bosnya itu kini justru berstatus rekan bisnis Jhon LBF.

Kesuksesan di Hive Five membuka jalan bagi Jhon LBF untuk melebarkan sayap bisnisnya ke berbagai sektor. Di bidang konstruksi, ia mendirikan Jhontraktor yang menggarap pembangunan pabrik, gudang, kantor, hingga tangki besi industri.

Di sektor jasa, ada Jhonskin yang menawarkan paket pengurusan izin usaha dengan modal minim dan Jhontax yang melayani kebutuhan pajak dan akuntansi bagi perorangan maupun korporasi.

Ekspansinya juga merambah dunia hiburan lewat Jhontainment yang menaungi kelas musik dan produksi lagu, bisnis rokok elektrik bermerek Mevol yang dipasarkan lewat marketplace, produsen ubin granit bergaya Italia bernama Carraga Gress, hingga kedai kopi bernama Jhon LBF Coffee Shop di Tangerang Selatan.

Dari seluruh lini usaha itu, omzetnya ditaksir tembus miliaran rupiah per bulan dengan dukungan ratusan karyawan.

Nama Jhon LBF melejit di jagat maya lewat konten TikTok yang memperlihatkan caranya berinteraksi dengan karyawan. Ia kerap terekam mendatangi meja kerja bawahannya untuk memberi semangat, sebelum tiba-tiba mengumumkan kenaikan gaji, promosi jabatan, atau memberikan barang yang dibutuhkan karyawan bersangkutan.

Gaya kepemimpinan itu menuai pujian sekaligus kritik, sebagian warganet berharap memiliki atasan serupa, sementara sebagian lain menilai caranya menunjuk karyawan untuk dinaikkan gajinya terkesan sembarangan.

Kontroversi sempat menyeruak setelah akun Twitter @septiadp membagikan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menuduh Jhon LBF juga kerap memotong gaji karyawan sesuka hati.

Jhon LBF membantah keras tudingan itu dan menyebutnya sebagai pencemaran nama baik, seraya mengklaim justru kerap menopang kebutuhan karyawannya, termasuk untuk urusan pribadi seperti penebusan ijazah dan biaya pernikahan.

Sebelum ramai membantu Ruben Onsu, nama Jhon LBF juga sempat terseret pusaran hukum. Pada 31/3/2023, Direktur Utama PT Adidharma Ekaprana Arie Christianto melaporkannya bersama rekan bisnisnya, Sabar Pardamean, ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan pencucian uang.

Kasus itu akhirnya kandas setelah penyelidikannya resmi dihentikan pada 25/8/2023 lewat surat yang diteken Direktur Reserse Kriminal Khusus Ade Safri Simanjuntak, dan Jhon LBF pun berencana melayangkan laporan balik terhadap pihak yang dinilainya telah mencemarkan nama dirinya beserta perusahaan yang ia bangun. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id