Membangun Generasi Literasi Sejak Dini, Kelompok KKM Literasi 21 Untirta Gelar Program Literasi Unggulan untuk Anak PAUD, SD, hingga SMP di Margasari

ZETIZENS.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Literasi Kelompok 21 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan rangkaian program literasi bagi anak-anak di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, selama Juli 2026.
Program tersebut menyasar peserta didik pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya meningkatkan budaya literasi sejak usia dini.
Pada jenjang PAUD, mahasiswa melaksanakan kegiatan Membaca Nyaring di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Az-Zahra pada 15–16 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membacakan buku cerita dengan intonasi dan ekspresi yang menarik untuk meningkatkan minat baca anak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi sederhana mengenai isi cerita serta aktivitas kreatif, seperti belajar bercocok tanam padi dan finger painting, guna mengembangkan kemampuan motorik dan imajinasi peserta.
Di tingkat SD, mahasiswa menghadirkan dua program literasi di SD Negeri Nagrak dan SD Negeri Bugel yaitu Cerdas Mengulas Buku bagi siswa kelas II dan III serta Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan bagi siswa kelas IV dan V.
Pada 20 – 22 Juli 2026. Selain itu, mahasiswa KKM juga menyelenggarakan program bimbingan belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Desa Margasari sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan yang inklusif.
Sementara itu, pada jenjang SMP, mahasiswa mengadakan kegiatan Menulis Ulang Cerita Isi Buku Bacaan di SMP Negeri 3 Tigaraksa pada 24 dan 31 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, siswa membaca buku yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional, kemudian menuliskan kembali isi cerita dengan mengembangkan ide, alur, atau sudut pandang baru berdasarkan inspirasi yang diperoleh dari bacaan.
Ketua KKM Tematik Literasi Kelompok 21 Untirta, Fathurrahman Bintang Romadoni, mengatakan bahwa rangkaian program tersebut dirancang untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak di Desa Margasari.
“Harapan kami melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Literasi ini adalah agar setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan minat literasi, budaya membaca, rasa percaya diri, serta semangat belajar anak-anak. Kami juga berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, program-program yang telah dirintis diharapkan dapat diteruskan dan dikembangkan oleh pemerintah desa, pihak sekolah, maupun pemangku kepentingan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh peserta didik atas dukungan dan antusiasme yang telah diberikan. Semoga kontribusi kecil yang kami berikan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tutupnya.
Melalui rangkaian program yang menjangkau berbagai jenjang pendidikan tersebut, mahasiswa KKM Tematik Literasi Kelompok 21 Untirta berharap budaya literasi yang telah ditanamkan di Desa Margasari dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, serta semangat belajar anak-anak sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. (Zee)







