Rifdatul Hawa, Zetizens Icon 2026 Si Paling Storytelling dengan Prestasi Berderet

ZETIZENS.ID – Mencoba berbagai hal dan memiliki prestasi berderet. Itulah yang dilakukan dan dimiliki Rifdatul Hawa, Zetizens Icon 2026 yang baru saja lulus dari MA Al Hidayah, Ciomas, Kabupaten Serang ini.
Gen Z kelahiran Serang, 16 April ini adalah awardee BSI Scholarship pelajar tahun 2025-2026. Ia adalah peringkat 1 jelas 1 MTs-tingkat sekolah tahun 2021, peringkat 1 kelas 2 MTs tingkat sekolah tahun 2022, juara 3 Pospekab (Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Kabupaten) dalam lomba Seni Kriya tahun 2022, peringkat 1 kelas 3 MTs tingkat sekolah tahun 2023, juara 1 lomba menulis cerpen tingkat sekolah tahun 2023, dan juara 2 lomba baca puisi tingkat sekolah tahun 2023.
Gen Z yang biasa disapa Hawa ini juga peringkat 1 kelas 1 MA tingkat sekolah tahun 2024, menjadi peserta Jambore on the air Jambore on the internet Kwartir Daerah Banten tingkat Provinsi Banten tahun 2024, menjadi peserta latgab atau latihan gabungan Penegak dan Pandega Kwarcab Serang tahun 2024, peringkat 1 kelas 2 MA tingkat sekolah tahun 2025, menjadi juara umum tingkat sekolah tahun 2024 dan 2025.
Hawa juga adalah peserta lomba Olimpiade Indonesia bidang biologi tingkat kabupaten tahun 2025, lomba kimia medali perak tingkat nasional, lomba Bahasa Indonesia medali emas tingkat nasional, juara 1 kelas 3-6 SD tingkat sekolah tahun 2024, dan juara 1 pidato 3 bahasa tingkat sekolah Al Hidayah tahun 2023.
Dalam hal organisasi, lulusan SDN Lebak 2, MTs Al Hidayah Ciomas, dan MA Al Hidayah Ciomas ini adalah Wakil Ketua OSPH masa khidmat 2025-2026, kader Osph bagian Pramuka masa khidmat 2024-2025, anggota Paskibra tahun 2024 dan anggota Paskibra Kecamatan Ciomas tahun 2024, anggota PIK-R Inspirasi Al-Hidayah, anggota jamiatul khatib tahun 2020-2023, dan anggota pasukan khusus MTs Al-Hidayah tahun 2021-2023.
Dengan segala prestasi dan pengalaman organisasi ini, Hawa dinyatakan layak menjadi Duta Gen Z yang bisa menginspirasi di Zetizens Icon 2026. Tapi kenapa Hawa tertarik ikut Zetizens ya?
“Aku tertarik ikut Zetizens ini karena aku ingin menambah pengalaman dan wawasanku dan aku ingin berproses di Zetizens ini. Aku pengen bisa upgrade diri aku menjadi lebih baik lagi serta keluar dari zona nyaman aku. Au juga pengen bisa menjadi motivasi dan inspirasi orang lain,” tutur Hawa yang berencana menjadi mahasiswa UIN ini.
Hawa bilang, tahu Zetizens melalui informasi kegiatan yang disosialisasikan di sekolah serta pantauan aktif di media sosial resmi Zetizens.
“Saat Zetizens datang ke sekolah, yang paling aku ingat adalah saat ada salah satu kakak yang menjelaskan apa itu Zetizens di depan kami. Penjelasannya langsung ke intinya, bikin aku yang tadinya cuma sekadar tahu jadi langsung paham kalau Zetizens ini adalah tempat yang bisa bantu aku buat eksplorasi bakat lebih jauh lagi,” jelas Gen Z yang tinggal di Kp. Peundeuy Masjid, Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten ini.
Gen Z yang hobi membaca, menonton film, dan akhir-akhir ini lagi suka belajar bahasa Jepang dan Spanyol ini saat grand final memilih menampilkan storytelling atau bercerita dalam bahasa Jepang dengan membawakan legenda rakyat Indonesia yang ikonik, yaitu Roro Jonggrang.
“Aku memilih penampilan tersebut karena ingin menggabungkan kecintaanku pada bahasa asing dengan upaya melestarikan budaya Indonesia. Melalui bahasa Jepang, aku ingin menunjukkan bahwa cerita rakyat kita memiliki nilai universal yang bisa dinikmati oleh siapa saja,” kata Hawa.
“Persiapan yang aku lakukan memakan waktu sekitar dua minggu, di mana aku fokus melatih intonasi, penghayatan karakter, serta penguasaan kosakata bahasa Jepang agar penyampaian ceritanya bisa maksimal,” imbuhnya.
Sstelah mengikuti berbagai kegiatan di Zetizens, hal yang berkesan di Zetizen ini menurut Hawa adalah proses perjalanannya.
“Dari tahap seleksi hingga sampai ke tahap Grand Final, aku bertemu dengan banyak orang luar biasa yang punya visi sama. Selain itu, bimbingan dan insight yang diberikan selama rangkaian kegiatan benar-benar membuka wawasan aku tentang pentingnya personal branding dan kontribusi nyata untuk lingkungan sekitar,” jelasnya lagi.
Di Zetizens, ada beberapa hal yang ingin dilakukan Hawa. “Yqng pengen aku lakukan di Zetizen ini adalah, aku berharap aku bisa berkembang di Zetizens ini serta aku ingin bisa menginspirasi teman-teman untuk terus mengejar impian dan tidak takut untuk mencoba hal baru dan lebih percaya diri dalam menunjukkan bakat dan keunikannya masing-masing,” tutupnya.
Oke deh Hawa. Semangat! (Zee)
