Edu

Mengobarkan Semangat Belajar Santri: KKM Kelompok 18 UPG Hadirkan Sinergi Edukasi di Madrasah Al-Khairiyah dan Madrasah Nurul Huda Kelurahan Tegalsari

ZETIZENS.ID – Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis Pendidikan sukses dilaksanakan oleh KKM 18 Tegalsari di Madrasah Al-Khairiyah dan Madrasah Nurul Huda. Dimulai pada hari Senin, 13 Juli 2026 sampai dengan hari Kamis, 30 Juli 2026.

Mengusung metode pembelajaran yang interaktif dan hangat, program ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh murid dari kedua madrasah tersebut.

Pendidikan di lingkungan madrasah memegang peranan krusial dalam membentuk fondasi ilmu pengetahuan sekaligus karakter spiritual anak-anak sejak dini.

Pendampingan pembelajaran yang segar, komunikatif, dan kreatif menjadi kunci penting dalam menjaga nyala semangat belajar para murid.

Berangkat dari semangat tersebut, menurut perwakilan mahasiswa KKM 18, Sukmanah, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat diselenggarakan dengan dua lembaga pendidikan keagamaan lokal, Madrasah Al-Khairiyah dan Madrasah Nurul Huda.

Program ini hadir untuk memberikan wawasan baru sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkesan.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan pengabdian ke madrasah ini, bisa menumbuhkan rasa nyaman dan kehangatan kepada para murid, dan bisa menambah pengalaman mengajar bagi para mahasiswa kkm kelompok 18,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya mahasiswa membawa pendekatan pembelajaran yang dirancang khusus agar materi pelajaran terasa lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.

Melalui kombinasi penyampaian materi secara lugas, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab yang ramah anak, suasana kelas di Madrasah Al-Khairiyah maupun Madrasah Nurul Huda berlangsung sangat hidup.

Pendekatan ini terbukti efektif menarik perhatian para murid. Ruang kelas yang biasanya tenang berubah menjadi tempat berkembangnya rasa ingin tahu yang tinggi.

Satu hal yang paling berkesan sepanjang jalannya kegiatan adalah pancaran antusiasme dari seluruh murid. Sejak sesi awal hingga penutupan, para santri dan murid di Madrasah Al-Khairiyah serta Madrasah Nurul Huda menunjukkan keterlibatan yang luar biasa, seperti aktif berpartisipasi, murid-murid tidak ragu mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan maupun mengajukan rasa penasaran mereka. Fokus dan ceria, setiap instruksi dan materi diikuti dengan senyum gembira, mencerminkan rasa nyaman selama proses belajar berlangsung. Keakraban yang terjalin, tercipta ikatan emosional yang hangat antara mahasiswa dan para murid, membuat suasana pembelajaran terasa dinamis dan harmonis.

Keberhasilan pelaksanaan pengabdian oleh mahasiswa KKM kelompok 18 Universitas Primagraha di Madrasah Al-Khairiyah dan Madrasah Nurul Huda menegaskan pentingnya kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan keagamaan.

Bimbingan yang ramah dan penuh empati tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik murid, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk terus menuntut ilmu.

Semoga kehangatan dan semangat belajar yang telah terbangun oleh mahasiswa KKM 18 Tegalsari dapat terus terjaga, membawa keberkahan, serta memotivasi murid-murid di kedua madrasah untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan. (Fahmi)

Tulisan Terkait

zetizens.id