Bold Flavor Jadi Inspirasi Inovasi Kuliner Steak Hotel by HOLYCOW! Bersama Chef Aaron Laksana

ZETIZENS.ID – Eksplorasi rasa yang kuat dan berani atau bold flavor, termasuk melalui kekayaan cita rasa Asia, menjadi salah satu tren kuliner saat ini. Perpaduan rempah dan karakter rasa yang kaya, menghadirkan pengalaman makan yang lebih eksploratif.
Menjawab preferensi tersebut, Steak Hotel by HOLYCOW! kembali menghadirkan Holycow’s Kitchen Takeover Season 6 melalui kolaborasi spesial bersama Chef Aaron Laksana, chef sekaligus konten kreator yang dikenal lewat kreasi kuliner bercita rasa Chininese-Indonesiaian.
Kolaborasi ini menghadirkan Sichuan Rub Steak with Mala Butter & Tofu Sauce.Minat terhadap eksplorasi rasa juga tercermin dalam temuan FMCG Gurus pada 2025 yang menunjukkan bahwa 61% konsumen global menikmati makanan dan minuman dengan rasabaru atau tidak biasa.
Di Indonesia, tren bold flavor turut mewarnai perkembangan kuliner 2026, dengan sajian yang menonjolkan intensitas rasa, karakter rempah yang kuat, dan kombinasi cita rasa yang lebih kompleks.
Wynda Mardio, Founder Steak Hotel by HOLYCOW!, mengatakan, “Selama lebih dari 16 tahun, kami terus berkembang bersama para pecinta steak di Indonesia. Bagi kami, inovasi bukan hanya tentang kualitas daging, tetapi juga bagaimana menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati steak. Melalui Holycow’s Kitchen TaTakeover Season 6, kami bersama Chef Aaron, kami mengeksplorasi karakter Sichuan yang bold dan kaya rempah untuk menghadirkankejejutan rasa yang berbeda dan sesuai dengan selera Indonesia.”
Kreasi spesial ini menggunakan potongan striploin in steak yang dikenal dengan teksturnya yang juicy dan cita rasa daging yang kuat.
Daging dibumbui dengan Sichuan dry rub yang spicy aromatik, menghadirkan lapisan rasa yang unik. Sajian ini dilengkapi Mala Butter yang meleleh di atas steak, memberikan sensasi pedas dan tininglining, serta Japanese Tofu Sauce dengan tekstur creamy, cita rasa gurih, dan rasa bawang putih yang lembut.
Perpaduan juicy, spicy, dan creamy menghadirkan pengalaman menikmati steak dengan karakter rasa yang kaya dan berani.
Mala sendiri merupakan bumbu dengan karakter khas dalam kuliner Sichuan yang berasal dari perpaduan yaitu sensasi kebas dan tininglining dari Sichuan peppercorn, serta la, yaitu rasa pedas dari cabai.
Kombinasi keduanya memberikan pengalaman rasa yang khas.
Chef Aaron Laksana mengatakan, “Bagi saya, serunya mengeksplorasi steak adalah kita bisabermain dengan berbagai karakter rasa. Tidak hanya lewat bumbu klasik, kekayaan cita rasa Asia juga bisa memberikan dimensi baru. Lewat kolaborasi ini, saya ingin membawa karakter Chininese-Indonesian yang dekat dengan kreasi kuliner saya ke dalam sajian steak dengan cara yang berbeda. Saya senang sekali bisa bereksperimen dan mengembangkan ide bersama Steak Hotel by HOLYCOW!. Semoga kreasi ini bisa mengajajak para penggemar kuliner menikmati steak dari perspektif rasa yang baru, dengan daging tetap menjadi bintang utamanya.”
Holycow’s Kitchen Takeover menjadi salah satu cara HOLYCOW! menghadirkan beragamkreasi steak melalui kolaborasi dengan chef dan kreator kuliner.
Program ini sebelumnya telah menggandeng sejumlah nama, seperti Dims The Meat Guy, Chef Devina Hermawan, Chef Yuda Bustara, dan Chef Hideki Fujiwara, yang masing-masing membawa ide dan pendekatan berbeda dalam mengolah steak.
“Sebagai meat expxpertrt, kami ingin menghadirkan pengalaman menikmati steak yang berkualitasdengan pilihan yang beragam. Karena itu, kami terus mengembangkan kreasi menu danmenghadirkan pilihan daging, termasuk preremium wawagygyu beef, agar para pecinta steak dapat menikmati sajian yang sesuai dengan selera mereka, dengan kualitas dan standar halal yangtetap kami jaga,” tutup Wynda. (Sobri)







