Ramabai Ranveer, Berlari Tanpa Alasan Kaki demi Buku Sang Putri

ZETIZENS.ID – Seorang perempuan bernama Ramabai Ranveer viral di media sosial. Ibu berusia 47 tahun asal distrik Beed, Maharashtra, India barat, ini viral karena berlari tanpa alas kaki dalam lomba lari demi memenangi hadiah uang untuk membelikan buku putrinya.
Ibu tunggal ini akhirnya memenangi lomba lari komunitas. Ramabai menjadi tulang punggung tunggal sejak suaminya meninggal dunia pada tahun 2012.
Sehari-hari ia bekerja serabutan di ladang orang lain (memetik kedelai, buncis, atau mengolah kunyit) dengan penghasilan yang sangat minim.
Keputusannya untuk ikut lomba lari sejauh 3 kilometer bermula dari desakan kebutuhan. Putri sulungnya, Pooja, memberi tahu adanya lomba lari tersebut dan berkata bahwa uang hadiahnya bisa membantu biaya pendidikan.
Di sisi lain, putri bungsunya, Arati, yang sedang menempuh pendidikan di luar kota, sedang sangat membutuhkan uang untuk membeli buku pelajaran. Karena Ramabai tidak punya uang untuk dikirimkan, sang anak bahkan sempat mogok tidak meneleponnya selama 8 hari. Demi sang anak, Ramabai memantapkan niat untuk ikut berlomba.
Ramabai sama sekali tidak pernah berlatih lari dan tidak memiliki sepatu olahraga. Saat perlombaan dimulai pada Agustus lalu, ia turun ke lintasan dengan pakaian sehari-harinya, yaitu kain sari panjang dan sepasang sandal jepit.
Namun, di tengah-tengah perlombaan, sandal jepit yang dipakainya terus-menerus terlepas dan menghambat kecepatannya.
Tanpa pikir panjang, ia langsung melepas sandalnya, menentengnya di tangan, melipat kain sarinya ke atas, dan melanjutkan berlari tanpa alas kaki di atas jalanan yang keras.
Meski harus bertelanjang kaki dan bersaing dengan peserta lain yang lebih muda serta memakai perlengkapan olahraga lengkap, tekad Ramabai mengalahkan segalanya.
Ia berhasil melintasi garis finis pertama dan keluar sebagai juara untuk kategori perempuan usia 30 hingga 60 tahun.
Dari kemenangan tersebut, ia mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 3.000 rupee (sekitar Rp550.000). Uang tersebut langsung ia gunakan untuk membelikan buku dan perlengkapan belajar bagi putrinya.
Foto dan video Ramabai yang berlari kencang mengenakan sari sambil menenteng sandal menyebar luas secara global melalui media sosial.
Kisahnya memicu diskusi mendalam di India terkait ketimpangan akses dan beratnya perjuangan kelas pekerja demi menyekolahkan anak mereka.
Berkat viralnya kisah tersebut, perjuangan Ramabai terdengar sampai ke tingkat tertinggi pemerintahan.
Ketua Mahkamah Agung India, Surya Kant, secara khusus menginstruksikan pejabat setempat untuk memberikan bantuan keuangan sebesar 50.000 rupee (sekitar Rp9,2 juta) untuk menyokong pendidikan anak-anak Ramabai.
Bagi Ramabai sendiri, ia hanya fokus pada masa depan putrinya agar tidak perlu hidup susah sepertinya. Putri sulungnya kini diketahui tengah bersiap mengikuti seleksi masuk kepolisian. (Zee)







