Final Chapter Clash of Champions Season 3 Penuh Kejutan; Kafka – Ayden – Alfi jadi Pusat Perhatian

ZETIZENS ID – Final Chapter Clash of Champions Season 3 oleh Ruangguru telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026 di Balai Sarbini, Jakarta.
Momen ini mengumumkan hasil pemenang yang diraih oleh Rex sebagai winner alias juara 1 dan Nasywa sebagai runner up atau juara 2.
Acara puncak penentuan Ultimate Champion ini dibagi menjadi tiga sesi utama. Yakni Morning Session pukul 09.00–12.00 WIB, Afternoon Session pukul 13.30–16.30 WIB, dan Evening Session pukul 18.15–22.00 WIB.
Selain kompetisi grand final seperti tantangan spasial dan numerik Orbitalis, acara ini juga dimeriahkan dengan sesi meet & greet, penampilan spesial, hingga karaoke bersama para Champions atau para peserta CoC 3.
Kwartet Penglaris
Pada acara Final Chapter Clash of Champions Season 3, beberapa Champions populer alias Penglaris, begitu kata netizen, hadir dan menjadi pusat perhatian. Keempat Champions yang dikenal sangat populer di media sosial versi Zetizens ini—Kafka, Ayden, Alfi, dan Ardef—memberikan penampilan yang sangat menghibur dan membuat penonton histeris.
Keempatnya sering dijuluki sebagai visual line oleh para penggemar, mereka tampil bersama dalam sesi Champions’ Talk dan beberapa interaksi panggung.
Di sini mereka membagikan kisah seru selama masa karantina, menjawab pertanyaan dari penggemar, hingga melakukan reka ulang adegan atau ekspresi viral mereka dari episode-episode awal CoC.
Ayden (Harvard) dan Alfi (ITB) sempat mengenang dan membagikan ketegangan mereka saat harus berjuang di babak Revival Match Numerik yang menguras emosi.
Selain itu, Ayden juga ikut serta dalam salah satu sesi Dance kasual bersama para peserta luar negeri dan lokal lainnya. Momen Ayden main games dengan stoking menjadi viral, netizen menganggap Ruangguru lagi-lagi mengobrak-abrik imej Ayden yang cool. Pada konten sebelumnya, Ayden diminta joget semut dan jualan minuman.
Kafka (Unhan) yang dikenal memiliki bakat bermain gitar dan vokal yang khas, ikut menyumbang penampilannya dalam sesi akustik/paduan suara. Ia membawakan lagu ikonik bersama peserta lain yang membuat atmosfer Balai Sarbini menjadi sangat emosional.
Kafka membuat histeris penonton saat masuk panggung dengan mengayuh sepeda memakai jaket denim dan slayer di leher ala Dilan dan membagikan setangkai bunga kepada para Champions girls salah satunya Aisha yang jadi partner ship kapal-kapal mereka. Kafka dan Aisha pun menari bersama, Kafka mengenakan outer prince warna merah dan Aisha mengenakan kostum Elsa Frozen.
Para netizen sangat dimanjakan dengan momen ini dan memuji Ruangguru sangat tahu cara memanjakan penggemar dengan menghadirkan momen viral Kafka di media sosial sebelum debut di CoC 3. Yakni menari memakai outer prince warna merah, memakai slayer di leher ala Dilan, dan membagikan setangkai mawar merah.
Sementara Ardef (USU) tampil sangat menghibur di segmen Fun Games bersama penonton dan sesama peserta. Pembawaannya yang ramah dan interaktif sukses memancing gelak tawa di atas panggung. Ardef juga menyanyi dengan suara ciamiknya loh.
Alfi tampil memukau dengan handshake menari aka dance cover Kpop bersama Kafka dan champions cowok lainnya. Alfi juga memperdengarkan suara merdunya saat menyanyi A Whole New World sementara Kafka dan Aisha menari pada momen ini.
Di akhir acara, terutama pada Evening Session, Kafka, Ayden, Alfi, dan Ardef bergabung bersama All Champions lainnya dalam formasi lengkap untuk menyanyikan lagu “Jagoan” dan “Dream High” sebagai penampilan penutup dan perpisahan musim ketiga.
Seseru Itu
Acara Final Chapter Clash of Champions Season 3 yang digelar oleh Ruangguru di Balai Sarbini berlangsung sangat meriah dengan berbagai aktivitas seru yang dibagi ke dalam tiga sesi.
Grand Final: Pertandingan final yang sangat intens mempertemukan Rexx dan Nasywa, di mana Rexx akhirnya keluar sebagai Ultimate Champion. Momen runtuhnya balok milik Nasywa akibat gravitasi sempat menjadi sorotan emosional penonton.
Game Penuh Strategi: Babak-babak krusial seperti Helix Dominion, The Last Dinner, dan Coin Royale memaksa para Top 5 (Rexx, Nasywa, Darren, Christoffer, Evan) memeras otak dengan logika dan observasi tingkat tinggi.
Meet & Greet: Para penonton bisa berinteraksi langsung, berfoto, dan menyapa Champions favorit mereka secara dekat.
Inspiration Talk: Sesi berbagi cerita dari para Champions mengenai latar belakang prestasi, tips belajar, dan pengalaman unik mereka selama kompetisi.
Fun Games & Karaoke: Sesi hiburan santai di panggung di mana para peserta bermain games seru dan bernyanyi bersama penonton.
All Champions Reunion: Sesi malam (Evening Session) menjadi sangat emosional karena menghadirkan seluruh peserta (All Champions) dalam satu panggung untuk melakukan Watch Party dan Awarding Session bersama.
Aksi Unik: Ada momen nostalgia lucu di mana beberapa peserta mengenang masa lalu mereka (seperti makan kukis hingga melakukan kayang) yang memancing gelak tawa penonton.
Nyanyi Bersama: Penggemar dan peserta kompak menyanyikan lagu Dream High bersama, meninggalkan kesan mendalam yang membuat banyak penonton gagal move on.
Unjuk Bakat
Pertunjukan utama alias special performances dibawakan langsung oleh para Champions yang unjuk bakat di luar kemampuan akademis mereka.
Beberapa peserta dengan karakter suara kuat menunjukkan bakat menyanyi mereka secara solo di depan ribuan penonton.
Para champions pun tampil secara grup instrumental dan vokal yang memadukan bakat bermusik para Champions dalam format band.
Justin, Steven, Jorge, Evan, Rexx, dan Dafi, yang kompak menyanyikan lagu Mandarin legendaris “Qing Fei De Yi”. Penampilan mereka semakin pecah karena diberi kejutan atraksi Barongsai yang ternyata dimainkan oleh Azka dan Jordan.
Beberapa perwakilan kampus (seperti perwakilan ITB, UI, dan UGM) naik panggung bersama untuk membawakan Inspirational Talk serta unjuk bakat hiburan.
Darren memukau penonton di sesi pagi dengan melakukan aksi salto spontan di atas panggung.
Rexx & Nasywa yang merupakan top 2 menjadi sorotan utama sepanjang acara saat bertanding di Final Match. Di luar ketegangan kompetisi, mereka juga membagikan momen kebersamaan yang seru di balik layar dan di atas panggung.
Darren, Christoffer, dan Evan juga tampil penuh untuk menyelesaikan babak-babak penentu sebelum menyisakan dua finalis utama.
Peserta lain seperti Kemal, Jordan, Stanley, Mia, Dafi, Azka, dan masih banyak lagi, tampil bersama dalam sesi paduan suara menyanyikan lagu“Jagoan” dan “Dream High”.
Seluruh Champions yang terjadwal hadir juga naik ke panggung pada sesi malam untuk menerima penghargaan di Awarding Session.
Beberapa Champions tidak dapat tampil atau berhalangan hadir karena adanya bentrok dengan jadwal perkuliahan atau kendala pribadi masing-masing.
Momen puncaknya adalah saat seluruh Champions berkolaborasi menyanyikan lagu “Jagoan” dari film Petualangan Sherina serta lagu tema “Dream High”, yang diikuti dengan aksi bernyanyi bersama seluruh penonton di venue.
Tidak hanya bernyanyi, beberapa peserta juga menampilkan aksi panggung kasual dan lucu yang menghibur, seperti melakukan tantangan fisik ringan misalnya kayang hingga reka ulang momen-momen viral mereka selama karantina.
Penampilan interaktif yang dipandu oleh host acara, memancing reaksi kocak dan kejutan spontan dari para peserta di atas panggung.
Pertunjukan formasi lengkap dari seluruh peserta musim ketiga yang naik ke panggung untuk sesi Awarding dan selebrasi bersama pasca pertandingan Grand Final selesai. (Zee)







