KKN Kelompok 77 UIN SMH Banten Gelar Sosialisasi Bank Sampah, Dorong Masyarakat Peduli Lingkungan

ZETIZENS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 77 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan sosialisasi bank sampah di Kampung Jemaka Kletak, Kelurahan Cilaku, Kecamatan Curug, Kota Serang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan Muhammad Ilham Syah, M.Pd. atau yang akrab disapa Kang Elham sebagai narasumber. Beliau merupakan Campaign Manager sekaligus Campaign Expert Bank Sampah Induk Poliran Polda Banten dan memiliki kompetensi sebagai edukator lingkungan.
Dalam materi yang disampaikan, beliau menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi berkelanjutan, memberikan teladan, membiasakan aksi nyata, serta mendirikan dan mengembangkan bank sampah.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Ketua RT, Ketua DKM, serta masyarakat Kampung Jemaka. Kehadiran berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan setempat.
Dalam pemaparannya, Muhammad Ilham Syah menjelaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan penting dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat, mengurangi risiko banjir, menjaga kualitas udara dan air, melestarikan sumber daya alam, serta mewariskan lingkungan yang baik kepada generasi mendatang.
Ia juga menjelaskan sejumlah persoalan lingkungan yang masih ditemukan di masyarakat, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, rendahnya budaya memilah sampah, pembakaran sampah secara terbuka, minimnya ruang hijau, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kerja bakti.
Salah satu solusi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah bank sampah. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengumpulkan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dengan prinsip 5R (refuse, reduce, reuse, recycle, dan rot).
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga diperkenalkan dengan alur pengelolaan sampah melalui bank sampah, mulai dari memilah sampah berdasarkan jenisnya, membawa sampah ke bank sampah, melakukan penimbangan, pencatatan oleh petugas, hingga mencatat total sampah pada buku tabungan.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 77 berharap masyarakat Kampung Jemaka tidak hanya memahami pentingnya memilah sampah, tetapi juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan bank sampah diharapkan menjadi langkah nyata untuk mengubah sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi sesuatu yang memiliki manfaat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya guna.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 77 dalam mendorong partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan di Kampung Jemaka. (Zee)







