Gen Z

Fahri DA8 Perpaduan Suara dan Wajah Menawan

ZETIZENS.ID – Menyusul standar dan kualitas Dangdut Academy (DA) 7, kompetisi DA 8 menghadirkan pedangdut-pedangdut Gen Z dengan suara yang sangat keren. Beberapa di antaranya memiliki wajah menawan. Salah satunya Fahri.

Fahri merupakan putra daerah yang berasal dari Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Fahri berhasil lolos dari babak Final Audition dan melaju ke babak Top 42 dan 37 setelah berulang kali mencoba mengikuti audisi pada musim-musim sebelumnya.

Di dalam kompetisi, ia dibimbing oleh pedangdut Melly Lee sebagai coach-nya.

Di panggung kompetisi, Fahri sempat mencuri perhatian penonton saat berduet dengan kontestan lain bernama Nana, hingga mereka berdua dijuluki sebagai salah satu “D’Couple” baru di DA 8 karena chemistry mereka yang membuat netizen baper.

Lagu

Fahri DA 8 telah membawakan beberapa lagu dangdut populer selama penampilannya di panggung D’Academy 8, mulai dari babak audisi hingga babak kompetisi utama.

Beberapa lagu yang pernah dinyanyikan oleh Fahri di panggung DA 8 antara lain:

Pandangan Pertama: Lagu ikonik ciptaan A. Rafiq ini dibawakan oleh Fahri dengan ciamik saat babak Final Audition untuk meyakinkan para juri agar meloloskannya ke babak utama.

Gadis Malaysia: Fahri menyanyikan lagu berirama melayu-dangdut ini di babak konser penentuan untuk menunjukkan karakter vokal melayunya yang kuat sebagai peserta dari Sumatra Utara.

Dasi dan Gincu: Lagu duet legendaris milik Rhoma Irama dan Rita Sugiarto ini ia bawakan dengan penuh chemistry saat berduet bersama Nana, sesama kontestan DA 8, yang langsung mencuri perhatian para juri dan penonton.

Selain itu, Fahri juga pernah membawakan lagu Hikayat Cinta dan Astagfirullah di panggung DA 8.

Fahri ternyata pernah mengikuti audisi dangdut Indosiar secara berturut-turut sejak musim ke-5 (DA 5) hingga akhirnya membuahkan hasil manis dan berhasil lolos ke babak utama pada musim

Sebelum melangkah ke panggung televisi nasional, ia merupakan penyanyi lokal berbakat yang bernaung dan mengasah kemampuannya di bawah RPK (Rumah Penyelamat Karib), sebuah wadah/grup musik lokal tempat ia aktif mengumpulkan jam terbang menyanyi dari panggung ke panggung di Sumatra Utara.

Menjelang kompetisi utama, ia berhasil menyisihkan ribuan peserta audisi lainnya hingga menjadi salah satu dari sedikit putra daerah terbaik Labuhanbatu yang sukses membawa pulang Golden Ticket resmi untuk mewakili Provinsi Sumatera Utara di Jakarta. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id