Edu

KKM Tematik Literasi 63 Untirta Wujudkan Literasi Ekologi melalui Penyerahan Bibit Pohon

‎‎ZETIZENS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Literasi 63 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar kegiatan penyerahan bibit pohon kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Falah, Kampung Nanggung RT 10/RW 03, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Minggu (2/8/2026).

Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Hijaukan Desa”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengintegrasikan literasi dengan kepedulian terhadap lingkungan.

‎Kegiatan tersebut dihadiri oleh pak Toni selaku Ketua RT 10, pak Somad selaku Ketua RT 11 Kampung Nanggung, Ahmad Kholili selaku Ketua DKM Masjid Jami Al-Falah, serta mahasiswa KKM Tematik Literasi 63 Untirta.

Penyerahan bibit dilakukan secara simbolis kepada pihak DKM sebagai bentuk kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan masjid yang lebih hijau dan nyaman bagi masyarakat.

‎Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Setelah penyerahan bibit, mahasiswa bersama pengurus masjid dan tokoh masyarakat berdiskusi mengenai penempatan serta perawatan pohon agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi jamaah maupun warga sekitar.

‎Ketua KKM Tematik Literasi 63 Untirta, Anwar Aditya Putra, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh keinginan mahasiswa untuk menjadikan Masjid Jami Al-Falah tidak hanya sebagai pusat ibadah dan literasi keagamaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

‎”Kami berharap bibit pohon yang diserahkan dapat menjadi simbol keberlanjutan sekaligus jejak pengabdian mahasiswa yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

‎Menurut Anwar, program penghijauan tersebut merupakan bagian dari implementasi Literasi Ekologi (Ecological Literacy) yang diusung dalam KKM Tematik Literasi 63.

Konsep ini menekankan bahwa literasi tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melalui kemampuan memahami, menjaga, dan merawat lingkungan.

Dengan demikian, aksi menanam pohon menjadi salah satu bentuk nyata literasi yang dapat dipraktikkan bersama masyarakat.

‎Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menyerahkan enam bibit pohon, yang terdiri atas tiga bibit pohon Ceri Acerola dan tiga bibit pohon Tabebuya Kuning.

Pohon Ceri Acerola dipilih karena pertumbuhannya yang relatif cepat, mampu memberikan keteduhan, serta menghasilkan buah yang dapat dinikmati masyarakat.

Sementara itu, Pohon Tabebuya Kuning dipilih untuk mempercantik kawasan Masjid Jami Al-Falah melalui keindahan bunganya sehingga menciptakan suasana tempat ibadah yang lebih asri, nyaman, dan menenangkan.

‎Ketua DKM Masjid Jami Al-Falah, Ahmad Kholili, mengapresiasi berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan mahasiswa selama berada di Kampung Nanggung.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar anak-anak melalui berbagai program literasi.

‎”Alhamdulillah, kehadiran adik-adik KKM sangat membantu, terutama dalam meningkatkan semangat anak-anak untuk belajar membaca, berhitung, dan kegiatan literasi lainnya. Ini menjadi bekal yang baik bagi masa depan mereka,” ungkapnya.

‎Ia juga menilai bahwa penyerahan bibit pohon memiliki makna yang mendalam karena manfaatnya akan terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Menanam pohon merupakan bentuk amal jariyah. Ketika pohon tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang, maka kebaikan itu akan terus mengalir. Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KKM atas kepedulian yang telah diberikan,” tuturnya.

‎Selain itu, Ahmad Kholili berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kampung Nanggung untuk terus menempuh pendidikan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

‎Bibit pohon yang telah diserahkan selanjutnya akan dirawat bersama oleh pihak DKM dan masyarakat sekitar agar dapat tumbuh dengan baik.

Keberadaan pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memberikan keteduhan bagi jamaah, memperindah lingkungan masjid, serta menjadi sumber manfaat bagi warga di masa mendatang.

‎Melalui program “Tumbuh Bersama, Hijaukan Desa”, mahasiswa KKM Tematik Literasi 63 Untirta menunjukkan bahwa literasi tidak hanya hadir di ruang kelas atau melalui kegiatan membaca, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Penyerahan enam bibit pohon kepada Masjid Jami Al-Falah menjadi salah satu jejak pengabdian yang diharapkan terus tumbuh, memberi manfaat, dan menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang. (Zee) 

Tulisan Terkait

zetizens.id