Viral

Letkol Laut Romi Habe Putra Viral, Pria di Belakang Presiden saat Sambutan

ZETIZENS.ID.- Sosok pria tampan yang berdiri tepat di belakang Presiden Prabowo Subianto saat sambutan, viral di media sosial. Dialah Letkol Laut (P) Romi Habe Putra.

Ia bertugas sebagai Ajudan Presiden Republik Indonesia dari matra TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Letkol Laut (P) Romi Habe Putra merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 2002.

Sebelum terpilih menjadi ajudan presiden, ia pernah mengemban tugas sebagai Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Menarik Perhatian

Kehadirannya menarik perhatian luas dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial seperti TikTok dan Instagram karena visualnya yang dinilai menawan oleh warganet, bahkan sampai disebut-sebut mirip dengan aktor dalam drama Korea.

Ia menjadi salah satu dari empat ajudan terpilih dari unsur TNI-Polri yang bertugas mendampingi aktivitas harian serta pengamanan protokoler Presiden RI.

Kelahiran tahun 1981 ini merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-7 (TN 7) dan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-48 tahun 2002.

Ia pernah mengikuti kursus Principal Warfare Officer (PWO) atau Perwira Peperangan Laut dan berhasil lulus dengan predikat lulusan terbaik. Ia juga menyelesaikan pendidikan Spesialisasi Perwira Pelaut pada tahun 2009.

Sebelum terpilih menjadi ajudan presiden, Letkol Romi Habe Putra memiliki rekam jejak yang cemerlang di berbagai operasional kapal perang (KRI) dan penugasan luar negeri:

Pada tahun 2016, saat mengomandani KRI Sura-802, ia diganjar penghargaan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena kapalnya mencatat rekor terbanyak dalam menangkap kapal ikan asing ilegal (illegal fishing).

Ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 di bawah satuan Satkoarmada II.

Tugas internasionalnya adalah mengikuti factory training Korvet Sigma di Belanda, Jerman, dan Prancis (2007). Ia juga pernah dikirim ke Teluk Aden, Somalia pada tahun 2011 sebagai Liaison Officer CTF 151 (pasukan tugas multinasional antipembajakan laut) serta menjalani penugasan militer di Inggris pada tahun 2014. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id