SPKLU Dinilai Makin Memadai, Pengguna Minta Penambahan Charging AC

ZETIZENS.ID — Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik jalur mudik mendapat respons positif dari para pengguna kendaraan listrik. Salah satunya disampaikan oleh Febby, pengguna mobil listrik yang merasakan langsung manfaat fasilitas tersebut saat perjalanan.
Febby menilai, fasilitas SPKLU saat ini sudah semakin baik, termasuk dari sisi kenyamanan tempat tunggu bagi pengguna. “Saya lihat SPKLU sekarang sudah cukup bagus. Tempat tunggunya juga nyaman, jadi sambil menunggu pengisian kita bisa istirahat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengisian daya menggunakan fast charging atau DC charger tergolong cepat. Dalam kondisi tertentu, pengisian bisa dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit hingga satu jam, tergantung kapasitas baterai dan kondisi awal pengisian.
“Kalau mulai dari 50 persen, biasanya setengah jam sampai satu jam sambil makan sudah bisa penuh, lalu lanjut jalan lagi. Jadi memang harus direncanakan,” katanya. Menurutnya, perencanaan perjalanan menjadi hal penting bagi pengguna mobil listrik, terutama untuk menentukan titik pengisian daya selama perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.
Lebih lanjut, Febby mengungkapkan bahwa penggunaan charger tipe DC memang lebih praktis karena cepat. Namun, ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan charger tipe AC untuk menjaga kesehatan baterai kendaraan. “Katanya untuk baterai lebih awet, sebaiknya sesekali pakai yang AC. Tapi untuk yang AC ini masih belum banyak, terutama di beberapa wilayah seperti Citra Raya,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan jumlah SPKLU, khususnya dengan fasilitas AC charging, dapat terus ditambah agar semakin memudahkan pengguna kendaraan listrik. Di sisi lain, keberadaan SPKLU di jalur strategis seperti rest area juga dinilai sangat membantu, terutama bagi pemudik yang melintas menuju Pelabuhan Merak.
“Dengan adanya SPKLU di jalur ini jadi lebih tenang. Tadi sempat khawatir tidak ada tempat charge sampai Merak, tapi ternyata ada, jadi lebih aman dan nyaman,” katanya. Ia pun berharap ke depan penyebaran SPKLU semakin merata sehingga pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir saat melakukan perjalanan jarak jauh. “Harapannya SPKLU bisa semakin banyak, jadi kita tidak khawatir lagi mau pergi ke mana pun,” tutupnya.
(Sarah)







