Ratu Sofya Buka-bukaan soal Beban Finansial Keluarga yang Dipikulnya

ZETIZENS.ID — Aktris muda Ratu Sofya menjadi perbincangan publik setelah menyampaikan curahan hati yang emosional terkait beban hidup yang ia jalani. Dalam sebuah siaran langsung di media sosial, Ratu Sofya tampak tak kuasa menahan tangis saat menceritakan perannya sebagai penopang utama kebutuhan keluarganya sejak usia belia.
Dalam pengakuannya, Ratu Sofya menyebut bahwa penghasilan dari dunia hiburan yang ia geluti selama ini sebagian besar digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga besar. Ia mengungkap harus menanggung biaya pendidikan adik-adiknya hingga pengobatan anggota keluarga yang sakit.
“Gue nyekolahin adik-adik gue, gue bayarin paman gue berobat, gue ngebiayain emak gue, bokap gue sakit. Itu hasil gue kerja dari kecil,” ujar Ratu Sofya sambil menangis. Lebih lanjut, Ratu Sofya juga mengungkap fakta bahwa dirinya tidak pernah benar-benar memegang penghasilan dari pekerjaannya. Ia mengatakan seluruh kontrak kerja ditandatangani oleh orang tuanya, sehingga ia tidak memiliki kendali penuh atas honor yang diterimanya.
Ia bahkan mengaku pernah menerima pekerjaan yang membuatnya tidak nyaman secara personal demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. “Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapat duit ratusan juta,” katanya.
Selain pekerjaan di dunia akting, Ratu Sofya juga mengungkap sempat membuat konten afiliasi tanpa bayaran tetap. Ia hanya mengandalkan komisi kecil dari penjualan sebagai tambahan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Curahan hati tersebut memperlihatkan sisi lain kehidupan Ratu Sofya yang jarang diketahui publik.
Di balik popularitas dan sorotan kamera, ia harus memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga di usia yang masih muda. Cerita yang dibagikan Ratu Sofya pun menuai respons luas dari warganet. Banyak yang menyampaikan dukungan dan simpati, serta berharap sang aktris dapat menemukan jalan terbaik untuk dirinya tanpa harus mengorbankan kondisi mental dan emosionalnya.
(Sarah)







