Finance

IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya Nilai Tren Pasar Masih Positif

ZETIZENS.ID Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak sejarah terbaru setelah berhasil menembus level psikologis 9.000 pada perdagangan bursa saham Indonesia, Kamis (8/1/2026). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan respons optimistis terhadap capaian ini, melihatnya sebagai sinyal positif bagi ekonomi nasional.

Purbaya menyebut bahwa penguatan IHSG yang mencapai level tertinggi tersebut bukan sekadar fenomena sesaat, tetapi mencerminkan kondisi pasar modal yang mulai pulih dan sentimen investor yang kembali kuat. Ia menjelaskan bahwa kenaikan ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap arah perekonomian Indonesia.

“Sepertinya akan berkelanjutan terus kenaikannya di tahun 2026 ini. Kalau Anda lihat sempat menembus 9.000,” ujar Purbaya. Purbaya juga menilai, tren positif ini tidak terlepas dari dampak berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah, terutama di akhir tahun lalu, yang mulai menunjukkan hasil nyata dalam mempengaruhi kepercayaan investor.

Hal ini terlihat dari arus modal asing yang masuk kembali ke pasar saham dan pasar obligasi negara, memperkuat kinerja pasar modal domestik. Menurutnya, capaian IHSG tersebut menjadi pijakan awal dan bukan merupakan puncak pergerakan indeks. Ia yakin bahwa tren kenaikan pasar saham dapat berlanjut mengiringi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026, seiring kebijakan fiskal yang konsisten dan koordinasi ekonomi yang baik.

“IHSG sudah sempat menembus level 9.000. Kalau melihat trennya, pergerakan ini masih akan berlanjut,” ujar Purbaya dalam keterangan resminya. Purbaya menjelaskan bahwa tren kenaikan indeks saham ini sejalan dengan kebijakan fiskal dan kondisi ekonomi domestik yang stabil. Ia menyebut bahwa persepsi positif pasar mencerminkan keyakinan investor dalam prospek perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2026.

Meskipun begitu, Purbaya mengingatkan bahwa dinamika pasar modal tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Pergerakan indeks saham harus terus dipantau, terutama karena pasar modal tidak berjalan sendiri, tetapi terkait erat dengan kondisi ekonomi global dan domestik. Namun, optimisme pemerintah terhadap arah pergerakan IHSG tetap tinggi.

Pencapaian IHSG di level 9.000 diharapkan dapat memperkuat sentimen investor baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus meningkatkan daya tarik bursa saham Indonesia sebagai salah satu pasar yang menjanjikan di kawasan Asia.

(Sarah)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id