RSUD Pakuhaji Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit melalui Kerja Sama dengan bank Banten

ZETIZENS.ID — RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang resmi memperkuat sinergi dengan Bank Banten melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bagian dari komitmen mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang, Hj. Umie Kulsum, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan pimpinan daerah. Menurutnya, RSUD sebagai SKPD dan unit pelayanan publik memiliki kewajiban mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan.
“Arah pimpinan ya, kita kan mengikuti arah pimpinan karena memang sudah ber-MoU ya dengan Pemda khususnya Kabupaten Tangerang. Pertama Bank BJB, kedua Bank Banten. Kita sebagai SKPD atau unit harus mengikuti arahan dan kita juga ingin sama-sama berkontribusi, membangun, dan bersinergi,” ujar Umie Kulsum. Ia menambahkan, sebagai institusi layanan kesehatan yang berada di wilayah Provinsi Banten, RSUD Pakuhaji memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung dan membesarkan Bank Banten sebagai bank milik daerah.
“Bank Banten juga kan punya kita juga, khususnya Provinsi Banten. Kami yang ada di wilayah Banten berkewajiban berkontribusi dan ikut membesarkan. Mudah-mudahan dengan adanya PKS ini semuanya terwujud dengan baik dan intinya untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Banten,” jelasnya. Lebih lanjut, Umie Kulsum menjelaskan bahwa RSUD Pakuhaji memiliki sekitar 500 sumber daya manusia, yang terdiri dari PNS, CPNS, PPPK, pegawai paruh waktu, serta tenaga harian lepas. Khusus untuk PPPK, sebanyak 115 pegawai telah secara otomatis menerima pembayaran gaji melalui Bank Banten.
Sementara itu, untuk tenaga harian lepas yang meliputi dokter spesialis, perawat, tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang seperti radiografer dan tenaga operasional lainnya, nilai pengelolaan anggaran gaji mencapai sekitar Rp14–15 miliar per tahun. “Itu kontribusi kami sebagai warga Banten, biar sama-sama saling bersinergi dengan tujuan utama kesejahteraan dan terjadinya perputaran ekonomi. Harapannya jangan sampai terjadi keterlambatan gaji. Dari awal kami sudah berkomitmen dan menyampaikan hal tersebut,” tegasnya.
Ia berharap, melalui kerja sama ini, seluruh proses administrasi dan pelayanan keuangan dapat berjalan lebih baik, transparan, dan profesional, sehingga tidak mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Saya diamanahkan, maka saya ikuti poin-poin yang bisa memberikan sinergitas.
Saya juga mempelajari bagaimana pelayanan dan lain sebagainya. Semoga semua berjalan dengan baik,” tutup Umi Kulsum. Kerja sama antara RSUD Pakuhaji dan Bank Banten ini menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat peran BUMD dan unit layanan publik dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.
(Sarah)







