Seleb

Fakta Riska dalam The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan), Caitlin Halderman Jadi Pekerja Rumah Tangga yang Menyimpan Dendam

ZETIZENS.ID – Aktris Caitlin Halderman memerankan Riska, perempuan Indonesia yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga, dalam Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan).

Riska diterima bekerja oleh Syawal, yang diperankan Meerqeen, untuk membantu istrinya, Nerina, yang sedang hamil. Namun, keluarga tersebut tidak mengetahui bahwa pekerja baru mereka membawa tujuan tersembunyi.

Serial yang sudah tayang di Viu ini menggabungkan kisah balas dendam, rahasia keluarga, dan teror supernatural. Selain Caitlin dan Meerqeen, Dia Perempuan Sialan turut dibintangi Hannah Delisha, Umie Aida, Farah Ahmad, dan Amerul Affendi.

Berikut enam fakta mengenai Riska dan pengalaman Caitlin menghidupkan karakter tersebut.

1. Diterima bekerja saat keluarga membutuhkan bantuan

Kehadiran Riska berawal dari kebutuhan Syawal untuk membantu istrinya. Nerina, yang diperankan Hannah Delisha, sedang hamil dan menghadapi kehilangan ibunya, Puan Sri Asyikin.

Syawal mempekerjakan Riska untuk membantu menjaga Nerina sekaligus mengurus rumah. Ia mengambil keputusan tersebut tanpa mengetahui tujuan sebenarnya dari perempuan yang diterimanya bekerja.

Pekerjaan itu kemudian menempatkan Riska dekat dengan keseharian keluarga. Ia
memperoleh akses ke rumah dan orang-orang yang selama ini menjadi sasaran rencananya.

2. Menyimpan rencana balas dendam

Riska sengaja mendekati keluarga majikannya karena memiliki persoalan yang berkaitan dengan masa lalu. Di balik pekerjaannya, ia membawa keinginan membalas dendam.

Tujuan tersebut membuat hubungan Riska dengan keluarga Syawal dibangun di atas informasi yang tidak seimbang. Syawal melihatnya sebagai seseorang yang dapat membantu istrinya, sementara Riska menyadari alasan lain di balik kedatangannya.

Rahasia itu menjadi salah satu penggerak cerita. Penonton mengikuti dua hal sekaligus: kehidupan Riska sebagai pekerja di rumah tersebut dan upayanya menjalankan rencana yangbelum diketahui majikannya.

3. Mulai bersimpati kepada keluarga yang menjadi sasarannya

Rencana Riska tidak berjalan sesederhana yang ia bayangkan. Setelah mengenal keluarga majikannya lebih dekat, ia mulai merasakan simpati.

Perasaan tersebut berbenturan dengan dendam yang membawanya ke rumah itu. Orang-orang yang semula ia pandang sebagai sasaran kini menjadi bagian dari kesehariannya.

Konflik ini memberi lapisan lain pada karakter Riska. Ia harus menghadapi perubahan perasaannya sendiri, sementara tindakan yang sudah dimulainya terus membawa akibat.

Pertanyaannya kemudian bergeser dari bagaimana ia membalas dendam menjadi apakah ia masih sanggup meneruskan rencananya.

4. Ilmu hitam yang digunakan membawa ancaman di luar rencana

Untuk menjalankan balas dendamnya, Riska melibatkan ilmu hitam. Namun, kekuatan yang dipanggilnya kemudian menimbulkan ancaman yang semakin sulit dikendalikan.

Unsur tersebut memperluas konflik The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan). Persoalan masalalu dalam sebuah keluarga berkembang menjadi rangkaian kejadian supernatural yangmembahayakan orang-orang di rumah itu.

Perpaduan misteri, balas dendam, rahasia keluarga, dan kejutan cerita sebagai bagian yang mendapat perhatian penonton. Bagi Riska, penggunaan kekuatan gelap membuat akibat rencananya tidak lagi sepenuhnya berada dalam kendalinya.

5. Adegan kerasukan menjadi tantangan bagi Caitlin

Peran Riska mengharuskan Caitlin menjalani adegan dengan tuntutan fisik dan emosi yang tinggi. Salah satu yang paling menantang baginya adalah adegan kerasukan.

Caitlin mengatakan bahwa adegan tersebut merupakan pengalaman baru. Ia perlu
mengerahkan tenaga besar untuk menjalani rangkaian adegan horor dan aksi dalam serial ini.

Pengalamannya sebagai mantan atlet polo air membantu proses tersebut. Latar belakang olahraga memberinya bekal stamina, kesabaran, dan disiplin untuk menghadapi tuntutan syuting.

6. Riska menandai debut Caitlin dalam produksi Malaysia

Dia Perempuan Sialan menjadi debut akting Caitlin dalam produksi Malaysia. Ia tinggal selama lebih dari sebulan di negara tersebut untuk menjalani syuting.

Salah satu penyesuaiannya berkaitan dengan bahasa. Naskah awal menggunakan bahasa
Melayu, sedangkan Riska merupakan perempuan Indonesia. Caitlin pun berdiskusi dengan tim untuk menyesuaikan dialog agar cocok dengan latar karakternya.

Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertukar cerita tentang industri hiburan
Indonesia dan Malaysia dengan para pemain. Pengalaman itu membuatnya berharap dapat
kembali terlibat dalam proyek lain di Malaysia.

The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) sudah dapat disaksikan di Viu. (Sobri)

Al Sobri

Senang menyapa meski kadang nggak balik disapa. Suka berlari meski kadang nggak dapat medali. Journalist.

Tulisan Terkait

zetizens.id