Power Ballad, Paul Rudd Berseteru dengan Nick Jonas Masalah Lagu

ZETIZENS.ID – Kalau lagi kangen aktingnya si Ant-Man Paul Rudd atau si kiyut musisi Disney Nick Jonas, film Power Ballad ini harus banget kamu tonton.
Ya, Power Ballad adalah sebuah film drama komedi musikal tahun 2026 yang disutradarai oleh John Carney.
Film ini dibintangi oleh Paul Rudd dan Nick Jonas, serta mengisahkan persahabatan dan konflik antara mantan penyanyi boy band dan seorang penyanyi pernikahan yang lagunya dicuri untuk dijadikan hit besar.
Film Power Ballad menceritakan tentang Rick (Paul Rudd), seorang vokalis band pernikahan lokal bernama Bride & Groove di Dublin, Irlandia, yang lagu ciptaannya dicuri oleh mantan bintang boy band bernama Danny (Nick Jonas).
Rick sebenarnya adalah seorang ekspatriat asal Amerika Serikat yang masa kejayaannya sudah lewat. Ia hidup cukup bahagia di Irlandia bersama istri dan putrinya.
Suatu malam, ia tampil di sebuah pesta pernikahan dan mengundang Danny—salah satu teman pengantin yang merupakan bintang pop yang karier solonya sedang meredup—untuk bernyanyi bersama di panggung.
Setelah tampil, keduanya melanjutkan malam dengan minum-minum dan melakukan sesi jamming spontan di kamar hotel Danny.
Di sinilah Rick memperdengarkan draf sebuah lagu sangat personal yang telah ia simpan dan sempurnakan selama bertahun-tahun.
Danny yang sedang ditekan oleh manajernya untuk mencetak lagu hit melihat potensi besar dari draf tersebut.
Tanpa izin, Danny membawa lagu itu, mengubahnya menjadi aransemen pop modern, dan merilisnya hingga sukses besar menjadi lagu nomor satu. Lagu tersebut seketika mendongkrak kembali popularitas Danny yang sempat meredup.
Mengetahui karya berharganya diklaim oleh orang lain, Rick merasa dikhianati. Ia pun bertekad melakukan perjalanan demi menuntut hak cipta dan pengakuan yang layak ia dapatkan.
Eksplorasi Rick ini bahkan membawanya nekat pergi ke Los Angeles untuk menghadapi Danny secara langsung di tengah gemerlapnya industri musik.
<span;>Realita Musisi
Disutradarai oleh John Carney (yang juga menyutradarai Once dan Sing Street), film ini bukan sekadar drama balas dendam biasa.
Power Ballad adalah kisah yang menyentuh tentang harga diri, arti sebuah persahabatan, ambisi, serta realita pahit di balik industri musik yang sering kali mengeksploitasi para seniman idealis.
Film Power Ballad disukai oleh kritikus dan penonton karena berhasil menggabungkan elemen musik yang kuat dengan komedi yang hangat.
Menurut ulasan kritikus film di platform seperti Rotten Tomatoes dan media lokal seperti Duniaku | IDN Times, ada beberapa kelebihan utama film ini:
1. Lagu Soundtrack yang Sangat Candu (Earworm)
Seperti film-film John Carney sebelumnya (Once, Sing Street), musik menjadi nyawa utama film ini. Lagu utama berjudul “How to Write a Song (Without You)” dipuji sangat ikonik, emosional, dan terus terngiang-ngiang di kepala penonton bahkan setelah keluar dari bioskop.
2. Chemistry Apik Paul Rudd dan Nick Jonas
Paul Rudd tampil luar biasa membawakan karakter Rick dengan pesona pria baik-baik yang jenaka. Penonton diajak melihat sisi segar Rudd di luar film pahlawan super.
Nick Jonas berhasil membuktikan kualitas aktingnya sebagai bintang pop yang egois namun rapuh.
Peter McDonald yang memerankan Sandy (sahabat Rick) juga menjadi pencuri perhatian dengan humornya yang pas.
3. Eksplorasi Sisi Gelap Industri Musik yang Relevan
Film ini tidak hanya menyajikan drama komedi biasa, tetapi juga memberikan kritik sosial yang tajam terhadap eksploitasi di industri kreatif. Penonton diperlihatkan benturan nyata antara idealisme musisi kelas pekerja yang tulus melawan keserakahan mesin industri pop yang glamor.
4. Formula Feel-Good Movie yang Hangat
Kelebihan utama lainnya adalah narasi film yang terasa manis, cerdas, dan memuaskan. Meski mengangkat isu pengkhianatan, film ini tidak terasa sinis atau terlalu berat karena balutan humor dan pesan tentang arti kebahagiaan hidup yang sangat menyentuh di bagian akhir.
Penasaran dengan film ini? (Zee)







