Scooby-Doo, dari Serial Animasi Legendaris sampai Live Action

ZETIZENS.ID – Pernah menonton Scooby-Doo versi kartun atau manusia? Seru gak sih menurutmu?
Yap. Scooby-Doo awalnya adalah sebuah serial animasi televisi legendaris buatan Amerika Serikat yang diciptakan oleh Joe Ruby dan Ken Spears untuk Hanna-Barbera pada tahun 1969.
Seiring waktu, waralaba ini berkembang pesat dan diadaptasi ke dalam berbagai format, termasuk film layar lebar [live-action] (seperti Scooby-Doo tahun 2002) serta film animasi komputer (seperti Scoob! tahun 2020).
Cerita Scooby-Doo berfokus pada sekelompok remaja detektif bersama seekor anjing Great Dane yang bisa berbicara. Anggota geng tersebut meliputi:
Scooby-Doo: Anjing penakut yang menjadi maskot kelompok.
Shaggy Rogers: Sahabat karib Scooby yang sama-sama suka makan dan penakut.
Fred Jones: Pemimpin kelompok yang gemar membuat jebakan.
Daphne Blake: Anggota yang sering stylish dan pemberani.
Velma Dinkley: Anggota paling cerdas yang suka memecahkan misteri ilmiah.
Selain serial TV, petualangan geng Mystery Incorporated telah diadaptasi ke berbagai jenis film. Animasi ini hadir dalam film live-action yang menjadi adaptasi aksi nyata dengan aktor sungguhan, contohnya Scooby-Doo (2002) dan sekuelnya [Scooby-Doo 2: Monsters Unleashed (2004).
Selain itu, pluhan judul film animasi dirilis langsung ke media digital atau bioskop, seperti [Scoob! (2020)].
Hingga saat ini, waralaba Scooby-Doo telah memiliki total lebih dari 45 film animasi panjang. Mayoritas film tersebut dirilis dalam format film televisi atau langsung ke media digital/DVD (Direct-to-Video), di samping serial TV klasiknya yang sangat panjang.
Film animasi Scooby-Doo dibagi ke dalam beberapa kategori utama:
1. Film Animasi Direct-to-Video (DTV) Utama
Ini merupakan jajaran film animasi paling dominan yang dirilis secara rutin hampir setiap tahun oleh Warner Bros. Totalnya ada sekitar 37 film di kategori utama ini. Era modernnya dimulai lewat film legendaris Scooby-Doo on Zombie Island (1998) dan terus berlanjut hingga perilisan terbaru seperti Scooby-Doo! and Krypto, Too! (2023).
2. Film Televisi Animasi Klasik (TV Movies)
Sebelum era rilisan video modern booming, Hanna-Barbera memproduksi 5 film televisi animasi berdurasi panjang antara tahun 1979 hingga 1994. Beberapa judul klasiknya antara lain Scooby Goes Hollywood (1979) dan Scooby-Doo and the Ghoul School (1988).
3. Film Animasi Bioskop (Theatrical)
Sejauh ini, baru ada 1 film animasi Scooby-Doo yang diproduksi menggunakan grafis komputer 3D penuh dan dirilis secara teatrikal di layar lebar, yaitu Scoob! (2020).
4. Film Kolaborasi & LEGO Scooby-Doo
Geng Mystery Inc juga sering melakukan crossover unik dengan karakter lain, termasuk 3 film animasi bertema LEGO (seperti Lego Scooby-Doo! Haunted Hollywood) serta kolaborasi epik dengan tokoh WWE hingga Batman.
<span;>Live Action
<span;>
Waralaba Scooby-Doo sejauh ini memiliki 5 film live-action resmi. Film-film ini menggabungkan aktor manusia asli untuk karakter geng Mystery Inc. dengan teknologi CGI (animasi komputer) khusus untuk menghidupkan karakter anjing Scooby-Doo.
Berikut adalah rincian kelima film live-action tersebut berdasarkan era perilisannya:
1. Era Teatrikal Bioskop (Duologi James Gunn)
Dua film pertama ini dirilis di bioskop secara global, ditulis oleh James Gunn, dan menjadi versi live-action Scooby-Doo yang paling ikonik:
Scooby-Doo (2002): Kisah reuni geng Mystery Inc di sebuah resor tropis bernama Spooky Island.
Scooby-Doo 2: Monsters Unleashed (2004): Geng Mystery Inc harus berhadapan dengan kumpulan monster klasik masa lalu mereka yang mendadak hidup kembali di Kota Coolsville.
2. Era Film Televisi (Prequel)
Dua film berikutnya diproduksi sebagai film televisi (TV Movies) oleh Cartoon Network dengan merombak total seluruh pemeran manusianya untuk menceritakan masa muda mereka:
Scooby-Doo! The Mystery Begins (2009): Mengisahkan awal mula terbentuknya geng, momen pertama kali mereka bertemu di sekolah, hingga asal-usul mobil Mystery Machine.
Scooby-Doo! Curse of the Lake Monster (2010): Melanjutkan petualangan geng saat mengambil pekerjaan musim panas di sebuah klub pantai milik paman Daphne.
3. Spin-Off Tanpa Scooby-Doo
Daphne & Velma (2018): Film spin-off berformat direct-to-video yang berfokus sepenuhnya pada masa remaja Daphne Blake dan Velma Dinkley sebelum bergabung dengan geng utama. Uniknya, film ini sama sekali tidak memunculkan karakter Scooby-Doo, Shaggy, maupun Fred.
Kabar Terbaru (Proyek Masa Depan): Selain kelima film di atas, Netflix saat ini tengah mengembangkan sebuah serial live-action terbaru berjudul Scooby-Doo: Origins. Proyek ini akan menggunakan anjing ras Great Dane asli di dunia nyata untuk pertama kalinya sebagai Scooby-Doo.
<span;>Komik
Hingga saat ini, waralaba Scooby-Doo telah memiliki lebih dari 500 edisi buku komik dengan total lebih dari 750 cerita misteri yang diterbitkan sejak tahun 1970.
Hak penerbitannya sempat berpindah tangan ke beberapa perusahaan besar sebelum akhirnya menetap di DC Comics sejak tahun 1997.
Sejarah dan jumlah komik Scooby-Doo dapat dibagi berdasarkan era penerbitnya sebagai berikut:
1. Era Penerbit Klasik (1970–1997)
Sebelum diakuisisi penuh oleh Warner Bros, lisensi komik Scooby-Doo digarap secara bergantian oleh beberapa penerbit legendaris:
Gold Key Comics (1970–1975): Menerbitkan 30 edisi pertama. Awalnya mengadaptasi episode serial TV lalu berkembang menjadi cerita orisinal.
Charlton Comics (1975–1976): Menerbitkan 11 edisi lanjutan.
Marvel Comics (1977–1979): Marvel Comics sempat memproduksi 9 edisi komik Scooby-Doo.
Harvey Comics & Archie Comics (1993–1997): Harvey merilis cetak ulang, sementara Archie Comics sempat memproduksi 21 edisi komik baru.
2. Era DC Comics (1997–Sekarang)
DC Comics menjadi rumah terlama bagi petualangan cetak geng Mystery Inc, memproduksi ratusan edisi yang dibagi ke beberapa seri utama:
Scooby-Doo! (1997–2010): Seri utama pertama dari DC yang berjalan sangat panjang hingga mencapai 159 edisi.
Scooby-Doo, Where Are You? (2010–Sekarang): Seri lanjutan dengan nuansa misteri klasik yang kini telah melampaui 130 edisi.
Scooby-Doo! Team-Up (2013–2019): Seri crossover sebanyak 50 edisi, tempat Scooby dkk bekerja sama dengan pahlawan DC seperti Batman, Superman, dan Wonder Woman.
The Batman & Scooby-Doo Mysteries (2021–2024): Seri khusus kolaborasi detektif Gotham dan Mystery Inc yang berjalan sebanyak 36 edisi.
3. Seri Eksperimental & Unik
Scooby Apocalypse (2016–2019): Seri komik berjumlah 36 edisi yang ditujukan untuk pembaca remaja/dewasa. Mengusung konsep penceritaan ulang (reboot) bernuansa fiksi ilmiah modern, fiksi pascakiamat, dan monster nyata.
Komik Mini C-Kidz (2002): Khusus di Indonesia, generasi 90-an dan 2000-an pasti familier dengan bonus 20 volume komik mini Scooby-Doo berbahasa Indonesia yang disisipkan di dalam kemasan permen batangan jadul C-Kidz. (Zee)







