Life Style

Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, CHAGEE Hadirkan Menu Baru dan Kolaborasi yang Berakar pada Warisan Budaya Lokal

ZETIZENS.ID — Sejak pertama kali hadir di Indonesia, CHAGEE berkomitmen untuk menjadi bagian dari budaya Indonesia. Bulan ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui dua peluncuran: koleksi merchandise hasil kolaborasi dengan Pithecanthropus serta menu khusus yang terinspirasi dari cita rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Kolaborasi yang Berakar pada Warisan Indonesia

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, CHAGEE berkolaborasi dengan Pithecanthropus, lifestyle brand asal Indonesia, untuk menghadirkan koleksi yang memiliki
makna budaya yang kuat, yakni sejarah teh yang dipertemukan dengan warisan budaya
Indonesia melalui motif dan kerajinan.

Hasil kolaborasi ini menggambarkan keyakinan bersama kedua brand bahwa warisan budaya akan tetap hidup jika menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Motif yang menghiasi setiap merchandise dalam koleksi ini menyampaikan cerita di setiap detailnya. Sosok kuda hadir sebagai simbol Ancient Tea Horse Road, rute bersejarah menjadi tempat bertemunya teh, gagasan, dan keahlian kerajinan tangan yang melintasi berbagai budaya.

Bunga Camelia Sinensis, yang merupakan bunga dari tanaman teh, merepresentasikan awal mula dari perjalanan tersebut. Bunga krisan melambangkan ketangguhan serta tradisi berkumpul.

Sementara itu, motif dasar yang terinspirasi dari kerajinan tradisional anyaman daun pandan menjadi elemen yang menyatukan keseluruhan desain.

Koleksi ini menghadirkan berbagai produk yang dapat dikenakan dan digunakan sehari-hari, mulai dari scarf dan tas, hingga pin yang disulam dengan tangan serta horse charm. Setiap produk dalam koleksi ini dirancang untuk benar-benar digunakan, bukan sekadar dipajang.

“Ketika pertama kali hadir di Indonesia, tujuan kami tidak pernah sekadar membuka gerai. Kami ingin benar-benar menjadi bagian dari komunitas di sini. Komitmen itulah yang membentuk setiap langkah yang kami ambil, mulai dari melibatkan seniman lokal untuk mural di gerai-gerai kami, memastikan seluruh produk kami telah tersertifikasi halal, hingga bekerja sama dengan perajin dan desainer yang memahami budaya ini,” ujar Adinda Yozari, General Manager
CHAGEE Indonesia.

“Kolaborasi kami dengan Pithecanthropus merupakan wujud terbaru dari
komitmen tersebut. Kami berharap kolaborasi ini dapat menunjukkan bahwa bagi CHAGEE, kehadiran di Indonesia merupakan komitmen kami untuk terus terhubung dengan masyarakat dan budaya lokal,” jelasnya.

Cita Rasa Indonesia, Diracik Kembali Melalui Teh

Bersamaan dengan koleksi merchandise tersebut, CHAGEE juga meluncurkan dua minuman musiman yang menghadirkan cita rasa khas Indonesia yang digemari: pandan, kelapa, dan gula malaka.

Pandan Coco Lapsang Souchong Milk Tea memadukan aroma pandan yang harum dan creamy santan dengan karakter teh hitam Lapsang Souchong yang bold dan smoky, dilengkapi dengan manis hangat dari gula malaka.

Sementara itu, perpaduan Pandan Coco Glutinous Green Milk Tea dengan Glutinous Green Tea menghasilkan cita rasa tropis, serta memberikan aroma sangrai yang khas dengan sentuhan akhir yang lembut dan ringan.

Menyusul di penghujung bulan, tiga sajian bakery baru akan melengkapi koleksi ini, yaitu Jasmine Oolong Cookie, Pandan Coco Palm Cake, dan Osmanthus Choux, yang
masing-masing disajikan untuk melengkapi cita rasa dari teh musiman tersebut.

Menjadi Bagian dari Budaya Indonesia, Bukan Sekadar Pasar Indonesia

Koleksi ini merupakan wujud terbaru dari komitmen yang telah menjadi bagian dari perjalanan CHAGEE di Indonesia sejak April 2025. Di Jakarta, gerai pertama CHAGEE menghadirkan mural karya seniman lokal Rachel Ajeng, yang menggambarkan perjalanan teh melalui budaya
dan landmark Indonesia.

Di Bali, gerai-gerai CHAGEE dibangun bersama para perajin asli Bali dan seluruh timnya yang merupakan tenaga kerja lokal. Sementara itu, desain toko di Surabaya dan Bandung mengambil inspirasi langsung dari warisan arsitektur masing-masing kota,
dengan melibatkan seniman lokal untuk menciptakan karya yang secara khusus
merepresentasikan setiap lokasi.

Di 50 gerai CHAGEE yang beroperasi di Indonesia, seluruh tim terdiri dari tenaga kerja lokal.

Seluruh produk CHAGEE di Indonesia pun telah tersertifikasi halal, sebagai bagian dari
komitmen untuk menghadirkan teh premium yang benar-benar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Bagi CHAGEE, menjadi bagian dari Indonesia berarti hadir secara konsisten, berinvestasi pada masyarakatnya, dan merayakan budayanya dengan ketulusan. Komitmen inilah yang melandasi koleksi ini dan seluruh perjalanan CHAGEE sejak hari pertama hadir di Indonesia. (Sobri)

Al Sobri

Senang menyapa meski kadang nggak balik disapa. Suka berlari meski kadang nggak dapat medali. Journalist.

Tulisan Terkait

zetizens.id