Life Style

Midnight Run Diadopsi Versi Indonesia, Kiesha dan Paul Adu Peran

ZETIZENS.ID – Midnight Runners diadopsi dalam versi bahasa Indonesia. Film yang disutradarai Danial Rifki ini menghadirkan dua karakter utama, pada versi original peran Park Seo-joon dan Kang Ha-neul akan dimainkan oleh Kiesha Alvaro dan Paul Aro.

Laman RRI membahas, rumah produksi Falcon Pictures kembali menggarap proyek adaptasi dari film Korea Selatan ini. Film aksi komedi Midnight Runners mendulang sukses besar saat dirilis pada 2017.

Versi original Midnight Runners mengisahkan dua taruna akademi kepolisian yang menjalin persahabatan setelah menjalani pelatihan bersama. Suatu malam, mereka menyaksikan seorang perempuan diculik tepat di depan mata mereka.

Keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Namun, karena penanganan kasus dinilai berjalan lambat, mereka memutuskan melakukan penyelidikan sendiri demi menyelamatkan korban.

Film garapan sutradara Jason Kim itu mendapat sambutan positif sejak dirilis pada 2017. Midnight Runners berhasil menjadi salah satu film Korea terlaris pada tahun tersebut.

Kesuksesan film itu juga melahirkan remake di India pada 2022 berjudul Saakini Daakini.

Berbeda dari versi Korea, adaptasi India menampilkan Regina Cassandra dan Nivetha Thomas sebagai dua pemeran utamanya.

Kini giliran Indonesia yang menghadirkan interpretasi baru dari kisah tersebut melalui Falcon Pictures. Kehadiran Kiesha Alvaro dan Paul Aro sebagai pemeran utama diharapkan membawa warna baru bagi adaptasi film tersebut.

Berbeda

Laman Kompas membahas, Midnight Runners bercerita tentang dua orang pemuda yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Kepolisian.

Saat pelatihan kepolisian, Park Ki Joon (Park Seo Joon) dipertemukan dengan Kang Hee Yeol (Kang Ha Neul). Keduanya memiliki sifat dan latar belakang keluarga yang berbeda.

Ki Joon tumbuh dengan seorang ibu tunggal berpenghasilan rendah. Ia bertekad masuk Universitas Kepolisian karena biayanya gratis. Di sisi lain, Hee Yeol berasal dari keluarga pedagang dan memiliki otak brilian. Ia tertantang untuk belajar di kampus berbeda dari anggota keluarganya yang lain.

Sementara dari segi sifat, Ki Joon merupakan sosok yang blak-blakan, tidak berpikir panjang, dan lugas. Berbeda dengan Hee Yeol yang lebih terencana, banyak berpikir, kaku, dan tidak terbiasa mengungkapkan isi pikirannya secara langsung. Namun, perbedaan tersebutlah yang membuat keduanya cocok.

Pada awalnya, mereka saling mencibir, namun keduanya berakhir menjadi sahabat setelah Ki Joon membantu Hee Yeol yang cedera saat tes akhir.

Dua tahun berlalu, suatu hari mereka terlibat suatu masalah yang cukup pelik. Saat sedang menikmati malam layaknya anak muda biasa, Ki Joon dan Hee Yeol menjadi saksi kasus penculikan seorang remaja wanita.

Kasus penculikan ini dilakukan sindikat mafia yang bekerja sama dengan klinik kesuburan. Para wanita yang diculik diambil sel telurnya secara paksa untuk dijual ke klinik kesuburan tersebut.

Ki Joon dan Hee Yeol pun bersemangat membongkar kasus ini sesuai teknik dan pengetahuan yang mereka dapat di kampus.

Sayangnya, niat baik mereka terhalang birokrasi yang rumit. Penasaran versi Indonesia seperti apa ya? (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id