Traveling

Kampung Inggris Pare, Bagaimana Asal-usulnya?

ZETIZENS.ID – Kalau mau pinter berkomunikasi memakai bahasa Inggris, pergilah ke Pare si kampung Inggris. Ini menjadi nasihat banyak orang. Apakah kamu pernah mendapat saran ini?

Yap. Kampung Inggris Pare adalah pusat belajar bahasa Inggris di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang terkenal dengan ratusan lembaga kursus, suasana wajib berbahasa Inggris, serta biaya hidup yang terjangkau.

Lokasinya ada di sekitar Jalan Anyelir, Brawijaya, dan Kemuning di Desa Tulungrejo serta Pelem, Pare, Kediri, Jawa Timur.

Pendaftaran buka sepanjang tahun dengan periode belajar mulai tanggal 10 dan 25 setiap bulannya. Tersedia pilihan paket mulai dari 2 minggu, 1 bulan, hingga 6 bulan.

Biayanya, untuk program intensif 2 mingu mulai dari Rp950.000, sedangkan paket 1 bulan mulai dari Rp1.600.000 tergantung lembaga pilihan (seperti Kampung Inggris LC).

Biaya hidup terjangkau. Harga makanan sangat murah, mulai dari Rp7.000 per porsi.

<span;>Sejak 1997

<span;>Asal tahu ya, Kampung Inggris Pare tidak berdiri kemarin tapi sejak <span;>15 Juni 1977<span;>, ini ditandai dengan peresmian lembaga kursus pertama bernama <span;>Basic English Course (BEC)<span;>.

Kampung Pare ini didirikan oleh Kalend Osen (Mr. Kalend), seorang santri asal Kalimantan Timur yang pernah menimba ilmu di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Awal mula kelas, bermula saat Mr. Kalend membantu mahasiswa yang ingin menghadapi ujian bahasa Inggris. Kelas sederhana tersebut diadakan di area emperan masjid dan rumah warga.

Keberhasilan metode belajar BEC menarik banyak orang dari luar daerah untuk datang. Para alumni BEC kemudian mulai mendirikan lembaga kursus baru di sekitarnya hingga area tersebut menjelma menjadi kawasan edu-wisata massal seperti sekarang.

Saat ini terdapat lebih dari 150 hingga 200 lembaga kursus yang aktif beroperasi di kawasan Kampung Inggris Pare.

Wilayah ini bahkan telah memecahkan Rekor MURI sebagai desa dengan jumlah lembaga pelatihan bahasa asing terbanyak di Indonesia.

Setiap lembaga memiliki spesialisasi dan keunggulan metodenya masing-masing. Berikut adalah beberapa kategori kursusan yang populer di sana:

Spesialisasi Lembaga Kursus
Spesialis Program Lengkap & Camp: Kampung Inggris LC (Language Center) dan Global English yang menyediakan paket terintegrasi dari nol hingga mahir.

Spesialis Grammar: Kresna English Language dan Mahesa Institute yang terkenal sangat detail dalam mengajarkan struktur tata bahasa.

Spesialis Speaking: Mr.Bob English Club (fokus mendongkrak rasa percaya diri) dan The Daffodils (fokus pada pronunciation dan public speaking).

Spesialis TOEFL & IELTS: Titik Nol English Course dan Elfast yang sering menjadi rujukan bagi pemburu beasiswa luar negeri.

Lembaga Pionir: Basic English Course (BEC), tempat kursus pertama dan paling legendaris yang memiliki masa belajar semi-pesantren selama 6 bulan.

<span;>Intensif
<span;>
Kampung Inggris Pare menjadi sangat populer karena metode belajar yang intensif dan lingkungan sekitar yang memaksa siswanya aktif berbicara bahasa Inggris.

Faktor utama yang membuatnya begitu terkenal antara lain:
Faktor Utama Kepopuleran

English Area: Asrama (camp) menerapkan aturan wajib berbahasa Inggris 24 jam dengan sanksi bagi yang melanggar.

Biaya Murah: Total biaya kursus, tempat tinggal, dan makan jauh lebih terjangkau dibanding kursus di kota besar.

Metode Praktis: Pembelajaran fokus pada praktik langsung, pengulangan harian, dan cara penyampaian yang seru serta tidak kaku.

Komunitas Suportif: Ribuan pelajar dari seluruh Indonesia berkumpul dengan tujuan sama, sehingga tidak ada rasa takut atau malu untuk salah berbicara.

Ekosistem Pendukung: Pedagang makanan, pemilik kos, hingga tukang laundry di sekitar area tersebut juga terbiasa mendengar dan merespons dengan bahasa Inggris sederhana. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id