Aurelie Moeremans Tuangkan Kisah Hidup dalam Buku, Ungkap Pengalaman Digrooming Sejak Usia 15 Tahun

ZETIZENS.ID — Aktris dan penyanyi Aurelie Moeremans membuka lembaran perjalanan hidupnya melalui sebuah buku berjudul Broken Strings yang mengisahkan pengalaman personal yang selama ini jarang diketahui publik. Dalam buku tersebut, Aurelie secara jujur mengungkap bahwa dirinya pernah mengalami praktik grooming sejak usia 15 tahun.
Melalui karya tulis itu, Aurelie menceritakan proses hidupnya di dunia hiburan yang dimulai sejak remaja, termasuk dinamika relasi, tekanan lingkungan, serta situasi yang membuatnya belum sepenuhnya memahami apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya saat itu. Aurelie menuturkan, pada usia tersebut ia masih berada dalam fase pencarian jati diri dan belum memiliki pemahaman yang utuh mengenai batasan relasi yang sehat.
Kondisi itu membuatnya rentan terhadap manipulasi emosional yang berlangsung secara perlahan dan tidak disadari.
Buku yang ditulis Aurelie tidak hanya berisi kisah personal, tetapi juga refleksi atas proses penyembuhan dan pendewasaan diri. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman masa lalu tersebut membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan, relasi, serta kesehatan mental.
Menurut Aurelie, keputusan untuk menuliskan kisah tersebut bukan semata untuk membuka luka lama, melainkan sebagai bentuk keberanian dalam berdamai dengan masa lalu. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi pembelajaran, sekaligus memberikan suara bagi mereka yang pernah mengalami hal serupa.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di-grooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” kata Aurel. Pengakuan Aurelie ini mendapat perhatian luas dari publik.
Banyak pembaca dan warganet memberikan dukungan atas keberaniannya berbicara secara terbuka mengenai isu sensitif yang kerap luput dari perhatian. Melalui buku ini, Aurelie juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya edukasi tentang grooming dan perlindungan terhadap remaja.
(Sarah)







