Viral

Warner Bross dan Paramount Skydance Merger, Bagaimana Nasib Wizarding World?

ZETIZENS.ID – Pada 23 April 2026, pemegang saham Warner Bros. Discovery (WBD) secara resmi menyetujui merger (penggabungan) senilai $110 miliar dengan Paramount Skydance.

Dengan penggabungan ini, Paramount Skydance akan mengambil alih aset-aset besar milik WBD, termasuk studio film legendaris, layanan streaming (Max/HBO Max), serta saluran TV seperti CNN dan HBO.

Nasib Wizarding World

Sebagai bagian dari aset WBD, waralaba Harry Potter dan Fantastic Beasts kini berada di bawah payung perusahaan gabungan yang baru tersebut. Akankah bakal ada crossover antara Harry Potter series dan Fantastic Beasts series.

Meskipun terjadi perubahan kepemilikan, proyek serial TV reboot Harry Potter yang sangat dinantikan tetap berjalan dan dijadwalkan tayang perdana di HBO pada 25 Desember 2026.

Tahap selanjutnya, kesepakatan ini masih harus melalui tinjauan regulasi ketat di Amerika Serikat dan Eropa sebelum benar-benar final, yang ditargetkan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026.

Penggabungan ini dianggap sebagai salah satu sejarah konsolidasi media terbesar yang menyatukan dua studio film tertua di Hollywood.

Fantastic Beasts

FYI, Fantastic Beasts adalah prekuel sekaligus spin-off dari semesta Harry Potter karya J.K. Rowling. Berbeda dengan bukunya yang berupa ensiklopedia makhluk ajaib, film-filmnya berfokus pada petualangan ahli zoologi sihir, Newt Scamander, dan perannya dalam perang sihir melawan penyihir hitam Gellert Grindelwald di era 1920-an hingga 1930-an.

Buku aslinya yang berjudul “Fantastic Beasts and Where to Find Them” diterbitkan pada tahun 2001. Buku ini bukanlah sebuah novel dengan alur cerita, melainkan buku ensiklopedia atau katalog.

Di dalam dunia Harry Potter, buku ini ditulis oleh ahli magizoologi fiktif bernama Newt Scamander dan digunakan sebagai buku teks wajib siswa Hogwarts.

J.K. Rowling menulis buku ini untuk amal, di mana sebagian besar hasil penjualannya disumbangkan ke yayasan Comic Relief dan Lumos.

Versi film, Fantastic Beasts bukanlah adaptasi langsung dari bukunya, melainkan cerita baru yang menggunakan karakter dan latar belakang dunia sihir yang diciptakan oleh J.K. Rowling. Film ini diproduksi menjadi sebuah waralaba dengan tiga film sejauh ini:

Fantastic Beasts and Where to Find Them (2016)
Berlatar di New York pada tahun 1926. Cerita berpusat pada Newt Scamander yang tidak sengaja kehilangan kopernya yang berisi berbagai makhluk ajaib. Ia harus menangkap mereka kembali di tengah kekacauan yang disebabkan oleh entitas gelap misterius, sambil menghindari kejaran otoritas sihir Amerika (MACUSA).

Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald (2018)
Berlatar di Eropa (London dan Paris) pada tahun 1927. Film ini mengisahkan pelarian penyihir hitam berbahaya Gellert Grindelwald yang ingin menguasai dunia non-sihir. Albus Dumbledore muda meminta bantuan mantan muridnya, Newt Scamander, untuk menghentikan rencana jahat Grindelwald.

Fantastic Beasts: The Secrets of Dumbledore (2022)
Berlatar pada tahun 1932. Albus Dumbledore menyadari bahwa Grindelwald semakin kuat dan berusaha menguasai dunia sihir. Dumbledore akhirnya membentuk sebuah tim yang dipimpin oleh Newt Scamander untuk menggagalkan rencana Grindelwald sebelum pecahnya Perang Dunia Sihir.

Secara keseluruhan, Fantastic Beasts memperluas dunia sihir yang kita kenal dari Harry Potter, dengan menampilkan latar belakang sejarah sihir yang lebih tua, makhluk-makhluk ajaib yang unik, serta konflik politik masa lalu. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id