Edu

Pelantikan BEM Universitas Bina Bangsa Periode 2026–2027, “Mewujudkan Kepemimpinan Progresif, Mewujudkan Kampus Berdampak”

ZETIZENS.ID – Universitas Bina Bangsa secara resmi melantik Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Bangsa Periode 2026–2027, Muhammad Syahid dan Alam Saputra, pada Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan Progresif, Mewujudkan Kampus Berdampak”, pelantikan ini menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan mahasiswa yang berorientasi pada keberpihakan terhadap kepentingan mahasiswa, penguatan gerakan intelektual, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi awal konsolidasi akbar gerakan mahasiswa Universitas Bina Bangsa dalam membangun sinergi antarlembaga kemahasiswaan guna menghadirkan perubahan yang progresif dan berkelanjutan.

Dalam pidato perdananya, Presiden Mahasiswa Muhammad Syahid menegaskan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa merupakan motor penggerak perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, perlu dikritisi secara objektif, ilmiah, dan konstruktif agar selaras dengan realitas serta kebutuhan masyarakat.

Selain itu, BEM Universitas Bina Bangsa berkomitmen menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan dalam menyalurkan aspirasi, menyampaikan kritik, serta memperjuangkan kebutuhan mahasiswa.

Tidak hanya itu, BEM juga akan menjalankan fungsi check and balance terhadap kebijakan rektorat apabila terdapat kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi, kepentingan, dan kesejahteraan mahasiswa.

Di penghujung sambutannya, Muhammad Syahid menegaskan bahwa setiap forum konsolidasi tidak boleh berhenti pada sebatas diskusi dan seremoni.

“Pertemuan adalah untuk merencanakan, perencanaan harus diwujudkan dalam tindakan, dan tindakan harus menghadirkan kemajuan.”

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa kepengurusan BEM Universitas Bina Bangsa Periode 2026–2027 akan dibangun di atas semangat kerja kolektif, keberanian menyampaikan kebenaran, serta komitmen menghadirkan kampus yang berdampak bagi mahasiswa, masyarakat, bangsa, dan negara.

Pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda dimulainya konsolidasi gerakan mahasiswa Universitas Bina Bangsa untuk memperkuat persatuan, memperkokoh nilai-nilai intelektualitas, dan memastikan organisasi kemahasiswaan tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa serta mengawal arah pembangunan yang berpihak kepada keadilan dan kesejahteraan masyarakat. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id