Edu

Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Metode Mixing sebagai Inovasi Berbasis Potensi di Desa Sindangratu

ZETIZENS.ID – Kelompok KKM 88 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada Rabu, 31 Januari 2024 telah mengadakan inovasi di Desa Sindangratu dengan menciptakan Virgin Coconut Oil (VCO) menggunakan metode mixing.

Desa ini memiliki potensi sumber daya kelapa yang selama ini hanya diolah menjadi kopra, namun belum berkelanjutan.

VCO merupakan produk modifikasi dari minyak kelapa dengan kandungan air dan asam rendah serta bebas asam lemak, memiliki daya simpan lebih lama hingga 12 bulan, biaya produksi murah dan metode produksi yang sederhana seperti metode mixing.

Bedanya dengan minyak Ngleutik, VCO baik untuk kesehatan jantung, kulit, rambut, sistem imun tubuh dan penurunan berat badan.

Untuk membuat VCO dengan metode mixing dapat dilakukan dengan cara santan dari kelapa yang sudah di parut didiamkan selama 1 jam, lalu krimnya diambil, dikocok dengan mixer selama 30 menit dan didiamkan selama 24 jam hingga terbentuk lapisan minyak, blondo, dan air.

Kemudian minyak yang terpisah digunakan sebagai VCO. VCO memiliki potensi pasar lokal tinggi terutama di masa pandemi karena digunakan dalam industri kesehatan dan kecantikan.

Banyak UMKM sudah menjual VCO dengan margin keuntungan hingga 40 juta rupiah saat permintaan tinggi.

Dengan adanya workshop ini diharapkan warga setempat dapat memanfaatkan potensi komoditas di Desa Sindangratu secara berkelanjutan dan memiliki kebaharuan. (*)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id