Life Style

Heart of the Best, Saat Brad Pitt Bertahan Hidup di Alam Liar Alaska Bersama Seekor Anjing

ZETIZENS.ID – Heart of the Beast, film yang dibintangi Brad Pitt lagi jadi omongan di mana-mana. Film thriller bertema survival ini disutradarai oleh David Ayer dan menceritakan tentang seorang veteran Pasukan Khusus bernama James Belmont (Brad Pitt) bersama anjing tempurnya, Odin, yang harus berjuang bertahan hidup di alam liar Alaska setelah mengalami kecelakaan pesawat.

Film yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada 23 September 2026 ini menghadirkan James Belmont (Brad Pitt) adalah seorang veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang memutuskan pensiun dan berjuang mengatasi gangguan trauma pascatrauma (PTSD) akibat masa lalunya di medan perang.

Demi mencari ketenangan, ia mengasingkan diri ke alam liar Alaska bersama Odin, seekor anjing tempur jenis German Shepherd militer yang juga pensiun dan sama-sama mengalami trauma psikologis.

Petualangan mencekam dimulai ketika pesawat amfibi yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan fatal dan jatuh di pedalaman hutan Alaska yang tak terjamah.

Terdampar jauh dari peradaban tanpa bantuan yang bisa datang dalam waktu dekat, James dan Odin terpaksa melakukan perjalanan darat sejauh 58 mil atau sekitar 93 km menembus medan yang ekstrem demi mencapai keselamatan.

Di tengah suhu beku yang mematikan dan keterbatasan logistik, mereka harus menggunakan insting serta keterampilan militer elit untuk menghadapi berbagai ancaman nyata.

Keduanya harus menyeberangi jembatan kayu yang rapuh hingga menerjang jeram sungai berarus deras yang mematahkan tulang lengan James.

Belum lagi menghadapi ancaman langsung dari amukan beruang grizzly hingga kepungan kawanan serigala abu-abu yang lapar.

Perjalanan fisik ini sekaligus memaksa James dan Odin menghadapi trauma psikologis masa lalu mereka demi bisa bertahan hidup.

Melalui segala rintangan tersebut, film garapan sutradara David Ayer ini menyoroti ikatan batin dan kesetiaan yang luar biasa antara seorang tentara dan anjingnya sebagai kunci utama pertahanan hidup mereka.

Menarik Perhatian

Film Heart of the Beast garapan sutradara David Ayer berhasil menarik perhatian besar karena memiliki beberapa keistimewaan yang membedakannya dari film petualangan bertahan hidup biasa.

Alih-alih Brad Pitt yang menjadi satu-satunya pusat perhatian, banyak penonton dan kritikus justru jatuh hati pada lawan main berkaki empatnya. Karakter Odin diperankan oleh Uber, seekor German Shepherd mantan anjing pelacak dan penyelamat (search-and-rescue dog).

Brad Pitt bahkan memuji Uber secara langsung dan menyebutnya sebagai “bintang utama yang sesungguhnya” di film ini.

Film ini menjadi momen reuni yang sangat dinantikan antara Brad Pitt dan sutradara David Ayer setelah kolaborasi sukses mereka dalam film perang ikonik, Fury, pada tahun 2014 lalu.

Proses syuting yang dilakukan di medan berat daerah Queenstown, Selandia Baru, dinilai menjadi film paling menantang sepanjang karier Brad Pitt.

Demi menjaga kontinuitas visual, Pitt rela tubuhnya terus-menerus dibasahi air di tengah cuaca belantara yang membekukan tanpa menggunakan fasilitas mewah selama di lokasi syuting.

Keunikan cerita yang ditulis oleh Cameron Alexander ini tidak hanya menyoroti trauma perang (PTSD) yang dihadapi sang tentara, tetapi juga mengeksplorasi secara mendalam gangguan trauma psikologis yang dialami oleh anjing militernya.

Hubungan emosional yang intens ini digambarkan dengan sangat menyentuh.

Film ini mendapatkan ulasan yang solid dengan skor 86%-88% di Rotten Tomatoes dan penonton memberikan nilai kepuasan tinggi berupa nilai A- CinemaScore.

Banyak penonton yang menyebut film ini sebagai salah satu drama paling emosional dan menguras air mata tahun ini. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id