Serial Oki & Nirmala Diadopsi jadi Film, Hanung Bramantyo jadi Sutradara

ZETIZENS.ID – Serial komik strip Oki & Nirmala yang legendaris dan rutin hadir di majalah Bobo selama puluhan tahun, diadopsi menjadi film layar lebar. Film ini diproduksi Paragon Pictures dsn disutradarai oleh Hanung Bramantyo.
Oki & Nirmala diirencanakan tayang di bioskop Tissa Biani bakal memerankan karakter peri Nirmala dan Azzamy Syauqi sebagai Oki.
Selain itu, film ini bakal melibatkan sejumlah artis terkenal seperti Titi Kamal sebagai Ratu Bidadari, Dea Panendra sebagai Pipiyot, Rey Bong sebagai Azka, hingga Anjasmara.
Para pembaca majalah Bobo lintas generasi pastinya menunggu-nunggu film yang diiangkat dari rubrik dan cerita bergambar legendaris Negeri Dongeng yang ada di Majalah Bobo sejak tahun 1973 ini.
Cerita
Secara resmi, tim produksi Paragon Pictures dan sutradara Hanung Bramantyo belum merilis deskripsi plot mendetail atau sinopsis spesifik per adegan untuk film layar lebar Oki & Nirmala.
Namun, berdasarkan basis cerita aslinya di Ceritera dari Negeri Dongeng (Majalah Bobo), jalan cerita film ini dipastikan berfokus pada dunia magis Negeri Dongeng.
Film ini akan menghidupkan dunia fantasi penuh keajaiban yang dihuni oleh para makhluk ajaib, mulai dari kaum kurcaci hingga peri hutan.
Alur utamanya mengikuti petualangan Oki, kurcaci hijau berusia 10 tahun yang sangat ceria tetapi sering ceroboh dan menimbulkan masalah, bersama Nirmala, peri hutan berhati mulia yang anggun dan selalu siap menolong menggunakan tongkat wasiat ajaibnya.
Kehidupan damai di Negeri Dongeng akan terusik oleh ulah jahat dan usil dari penyihir tua bernama Pipiyot. Oki dan Nirmala harus bekerja sama dengan penghuni istana lainnya—seperti Ratu Bidadari, Pak Tobi Tabib, dan Pak Dobleh—untuk menggagalkan rencana buruk Pipiyot.
Sutradara Hanung Bramantyo pada salah satu wawancara mengungkapkan, tantangan terbesar film fantasi ini adalah menerjemahkan ilustrasi dua dimensi legendaris dari Majalah Bobo menjadi sebuah dunia live-action yang megah, detail, dan terasa hidup di layar lebar.
Sejak 1973
Karakter Nirmala bersama sahabatnya, Oki, sudah ada di Majalah Bobo sejak 14 April 1973.
Kisah petualangan mereka di rubrik Ceritera dari Negeri Dongeng telah diperkenalkan langsung sejak edisi pertama Majalah Bobo diterbitkan di Indonesia.
Cerita bergambar (cergam) ini diadaptasi dari komik berlisensi asal Belanda yang berjudul Pukkie en Wanda dari penerbit Oberon Strips. Di versi aslinya, karakter peri cantik berbaju merah muda ini bernama Wanda.
Kisah ini awalnya merupakan komik berlisensi asal Belanda berjudul Pukkie en Wanda yang diterbitkan oleh Oberon Strips. Target pembacanya di Belanda adalah anak-anak usia 3–6 tahun.
Kisah ini awalnya merupakan komik berlisensi asal Belanda berjudul Pukkie en Wanda yang diterbitkan oleh Oberon Strips. Target pembacanya di Belanda adalah anak-anak usia 3–6 tahun.
Pada awal dekade 1970-an, publisis senior sekaligus pendiri Kompas Gramedia, P.K. Ojong dan Jakob Oetama, membeli lisensi majalah anak-anak tersebut untuk diterbitkan di Indonesia.
Agar lebih akrab dan mudah diingat oleh anak-anak Indonesia, nama kedua karakter utamanya diubah:Pukkie (si kurcaci jahil berbaju merah di versi asli) diubah namanya menjadi Oki dan bajunya diganti menjadi serba hijau.
Wanda (si peri cantik berbaju merah muda) diubah namanya menjadi Nirmala.
Tongkat ajaib atau tongkat wasiat Nirmala merupakan salah satu elemen paling ikonik dalam cergam ini.
Setiap kali ingin memunculkan keajaiban dari tongkatnya, Nirmala selalu mengucapkan mantra legendaris: “Sim Salabim!”
Berbeda dengan penyihir pada umumnya, kekuatan tongkat Nirmala hanya bisa aktif jika digunakan untuk tujuan kebaikan. Tongkat ini sering ia gunakan untuk menolong penghuni Negeri Dongeng, memperbaiki kecerobohan yang dibuat oleh Oki, atau menggagalkan sihir jahat dari Pipiyot.
Karena kekuatannya yang luar biasa, tongkat ini sering kali dicuri atau diincar oleh Pipiyot. Bahkan dalam beberapa edisi cergam, Oki juga sering meminjam atau menggunakannya secara sembunyi-sembunyi tanpa izin hingga memicu kekacauan baru di istana. (Zee)







