Marisol Tayang Lagi di Televisi, Kisah Gadis Buruk Rupa yang Ternyata Pewaris Harta

ZETIZENS.ID – MDTV jadi stasiun televisi paling rajin yang menghadirkan telenovela-telenovela jadul. Salah satunya Marisol yang tayang setiap hari pukul 17.30 WIB.
Telenovela Meksiko ini populer tahun 1996 yang dibintangi oleh Erika Buenfil dan Eduardo Santamarina.
Di Indonesia, telenovela ini pernah ditayangkan di SCTV (1998–1999) dan kembali disiarkan oleh MDTV.
Kisahnya menceritakan gadis penjual bunga dengan luka parut di wajahnya yang berjuang di tengah konflik harta dan cinta
Telenovela yang memiliki total 145 episode ini awalnya ditayangkan di Meksiko dari Januari hingga Agustus 1996, sebelum akhirnya menjadi sangat populer saat masuk ke Indonesia.
Kisah
Telenovela ini mengisahkan hidup Marisol Ledesma (Erika Buenfil), seorang gadis miskin yang hidup menderita dengan luka parut di pipinya akibat pecahan cermin saat ia masih kecil.
Ia menutupi luka tersebut dengan rambutnya dan bekerja keras menjual bunga kertas demi membiayai pengobatan ibunya yang sakit keras.
Tanpa disadari, Marisol sebenarnya adalah cucu kandung dari Don Alonso Garcés del Valle, seorang pria tua yang sangat kaya raya. Namun, rahasia ini sengaja disembunyikan oleh menantu Don Alonso yang jahat, Amparo (Claudia Islas), demi menguasai seluruh harta warisan keluarga.
Konflik semakin memuncak ketika Marisol jatuh cinta dengan José Andrés (Eduardo Santamarina), yang tidak lain adalah anak angkat di keluarga kaya tersebut. Hubungan mereka ditentang habis-habisan oleh Amparo.
Di pertengahan cerita, setelah melewati berbagai penderitaan, Marisol menjalani operasi plastik yang berhasil menghilangkan luka di wajahnya.
Ia kemudian kembali dengan identitas baru sebagai Verónica Soriano untuk mengambil hak warisan sekaligus membalas dendam kepada orang-orang yang telah mendzaliminya.
Para Pemeran
Para aktor dan aktris yang membintangi serial ini meliputi:
Erika Buenfil sebagai Marisol Ledesma Garcés del Valle / Verónica Soriano
Eduardo Santamarina sebagai José Andrés Garcés del Valle
Claudia Islas sebagai Amparo Pedroza López (Ibu José Andrés / Antagonis Utama)
Enrique Álvarez Félix sebagai Leonardo Garcés del Valle
Aarón Hernán sebagai Don Alonso Garcés del Valle (Kakek kandung Marisol)
Romina Castro sebagai Mimí (Sahabat karib Marisol)
Sergio Basañez sebagai Mario Suárez
FYI, aktor senior Enrique Álvarez Félix wafat tidak lama setelah menyelesaikan proses syuting perannya di serial ini.
Formula yang Disukai
Telenovela Marisol sangat populer di Indonesia pada akhir tahun 1990-an karena berhasil menyajikan formula drama yang sangat disukai masyarakat, mirip dengan fenomena mewabahnya Drama Korea di masa sekarang.
Cerita Marisol berpusat pada kiasan klasik yang sangat efektif menarik empati penonton: gadis miskin yang tertindas, rahasia keluarga, perebutan harta warisan, dan perbedaan kelas sosial.
Alur yang penuh intrik dan penderitaan tiada akhir membuat penonton—khususnya ibu rumah tangga—merasa gemas, penasaran, dan ketagihan untuk terus menyaksikan episode berikutnya.
Salah satu daya tarik terbesar Marisol adalah perubahan fisik dan status sosialnya. Penonton sangat menikmati momen ketika Marisol yang awalnya menderita dan memiliki luka parut di wajah, bertransformasi menjadi wanita kaya raya yang cantik jelita pasca-operasi plastik.
Kembalinya Marisol dengan identitas baru untuk membalas dendam kepada para antagonis memberikan kepuasan tersendiri bagi pemirsa.
Seluruh tayangan telenovela di Indonesia saat itu diisi suaranya menggunakan bahasa Indonesia.
Pengisi suara (dubber) Indonesia berhasil menyampaikan emosi yang pas, mulai dari isak tangis hingga nada bicara yang dramatis. Kemiripan suara karakter antar-telenovela justru membuat penonton merasa familier dan nyaman.
Stasiun televisi seperti SCTV menayangkan Marisol pada sore hari. Jam tersebut merupakan waktu bersantai bagi ibu rumah tangga dan anak-anak setelah menyelesaikan aktivitas harian.
Akibatnya, jalan cerita Marisol sering menjadi topik obrolan hangat di lingkungan rumah, sekolah, hingga kantor keesokan harinya.
Ketampanan Eduardo Santamarina (José Andrés) dan kecantikan Erika Buenfil (Marisol) menjadi daya tarik visual yang kuat.
Karakter penjahat seperti Amparo juga diperankan dengan sangat ikonik, sehingga berhasil membuat penonton Indonesia benar-benar membenci karakter tersebut di dunia nyata.
Tonton deh. Awas ketagihan. (Zee)







