Edu

SMAN CMBBS Raih Tiga Gold Medal dan Satu Silver Medal di WSEEC 2026

ZETIZENS.ID — SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) meraih tiga medali emas dan satu medali perak dalam ajang World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2026. Kompetisi tersebut digelar Universitas Pancasila, Jakarta, pada 11-14 Agustus 2026.

Empat tim riset SMAN CMBBS yang mengikuti kompetisi tersebut berhasil meraih medali pada kategori berbeda. WSEEC 2026 diikuti 256 tim yang terdiri atas 182 tim daring dan 74 tim luring dari Indonesia, Vietnam, dan Korea Selatan.

Medali emas pertama diraih Tim MATRAS (Madanian Technology for Resilient Agriculture and Sustainability) pada kategori Technology melalui penelitian berjudul “AI-Powered Solar Smart Irrigation System Utilizing Water Hyacinth Biochar”.

Medali emas berikutnya diraih Tim AERION (Atmospheric Energy Recovery through Ionic-Engineered Cellulose) pada kategori Energy and Engineering melalui penelitian “Engineering Waste Cellulose into a Sustainable Humidity Energy Harvester for Circular Resource Utilization”.

Tim MANIS (Madanian Inclusive Innovation Squad) juga meraih Gold Medal pada kategori Social Science melalui penelitian “MORNING (Money Learning) Storybook: A Visual-Kinesthetic Pedagogical Approach for Financial Literacy Among Deaf Children as an Implementation of SDG-4 toward Inclusive Education”.

Sementara itu, Tim ATLANTIS (Algae Technology for Low-Carbon Alternative and Natural Transformation Innovation System) meraih Silver Medal pada kategori Environment melalui penelitian “Valorization of Coastal Sargassum Biomass for Bioethanol Production Via Alginate Extraction and Mixed-Acid Hydrolysis”.

Kepala SMAN CMBBS Edi Supriyanto mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk memperkuat pembinaan talenta peserta didik di bidang riset.

“Prestasi ini memberikan motivasi tersendiri bagi SMAN CMBBS yang saat ini sedang memperkuat pembinaan talenta peserta didik di bidang riset melalui pembentukan Riset Kolaboratif sebagai ekosistem baru di sekolah. Ekosistem ini diharapkan mampu melahirkan semakin banyak inovasi yang berdampak serta mempersiapkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global,” kata Edi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).

Menurut Edi, prestasi tersebut juga menjadi hasil kerja sama antara peserta didik, guru pembimbing, komite sekolah, dan warga SMAN CMBBS.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim peserta, para guru pembimbing, Komite Sekolah, serta seluruh warga SMAN CMBBS atas dedikasi, kerja keras, doa, dan dukungan yang diberikan. Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi yang luar biasa dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan budaya riset yang berkualitas,” ucapnya.

Edi mengatakan capaian tersebut memperkuat komitmen SMAN CMBBS sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis riset, inovasi, dan pengembangan talenta peserta didik.

Melalui Riset Kolaboratif, sekolah mendorong peserta didik menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing di kompetisi nasional dan internasional.

Tulisan Terkait

zetizens.id