Edu

KKM 65 Akhiri Pengabdian di Desa Toyomerto, Tinggalkan Jejak dan Kenangan Literasi

ZETIZENS.ID — Setelah satu bulan melaksanakan berbagai program pengabdian, mahasiswa KKM Tematik Literasi Gelombang II Kelompok 65 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan di Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kegiatan pelepasan turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Kramatwatu, perwakilan Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Kramatwatu, Babinkam Kecamatan Kramatwatu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Toyomerto beserta jajaran staf, serta Kepala Perpustakaan Tulip beserta jajaran.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk apresiasi atas rangkaian pengabdian yang telah dila sanakan Kelompok 65 selama berada di Desa Toyomerto.

Selama pelaksanaan KKM sejak 7 Juli hingga 6 Agustus 2026, Kelompok 65 menghadirkan berbagai program yang berfokus pada penguatan literasi, mulai dari revitalisasi Perpustakaan Tulip, literasi kreatif anak, sosialisasi literasi digital, sosialisasi pengelolaan perpustakaan, hingga Festival Lomba Literasi. Mahasiswa juga turut membantu digitalisasi lokasi UMKM melalui Google Maps serta melaksanakan berbagai kegiatan bersama masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, Kelompok 65 menyerahkan plakat kepada Pemerintah Desa Toyomerto. Penyerahan tersebut menjadi simbol terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan sambutan yang diberikan pemerintah desa serta masyarakat selama pelaksanaan KKM.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga menyerahkan hasil dan perlengkapan program yang dapat terus dimanfaatkan oleh pihak terkait setelah masa pengabdian berakhir.

Rangkaian kegiatan KKM 65 turut mendapat dukungan dari Sekretaris Daerah Provinsi Banten. Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam membantu kelancaran pelaksanaan program serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan pengabdian.

Suasana haru turut mewarnai kegiatan pelepasan. Ucapan terima kasih dan kebanggaan disampaikan oleh berbagai pihak yang hadir atas kontribusi Kelompok 65 selama berada di Desa Toyomerto.

Kedekatan yang terbangun selama satu bulan membuat momen perpisahan terasa berat. Bahkan, sejumlah pihak mengungkapkan harapan agar mahasiswa Kelompok 65 dapat terus hadir dan melanjutkan kegiatan di Desa Toyomerto.

Bagi Kelompok 65, berakhirnya KKM bukan sekadar berakhirnya masa pengabdian, tetapi juga menjadi awal dari harapan agar program, karya, dan hubungan baik yang telah dibangun dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Toyomerto. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id