Sailor Moon Versi Amerika, Sempat Muncul Lalu Tiada

ZETIZENS.ID – Ketenaran manga Sailor Moon asal Jepang ternyata menarik negara lain untuk membuat versi lain. Yap. Sailor Moon pernah dibuat versi Amerika pada tahun 1993/1994, namun proyek ini hanya sampai pada tahap episode pilot (uji coba) dan tidak pernah ditayangkan di televisi.
Proyek yang sering disebut oleh penggemar sebagai “Saban Moon” ini diproduksi oleh studio Toon Makers bersama Renaissance Atlantic (produser di balik kesuksesan Power Rangers.
Setelah puluhan tahun dianggap sebagai takhayul dan hilang (lost media), video lengkap dari episode pilot ini akhirnya ditemukan dan diunggah ke internet pada tahun 2022 oleh seorang YouTuber bernama Ray Mona.
Keunikan Sailor Moon Versi Amerika (“Saban Moon”)
Proyek ini memiliki konsep yang sangat berbeda jauh dari versi asli manga maupun anime Jepang.
Proyek ini gabungan live-action dan animasi. Adegan kehidupan sehari-hari karakter di bumi diperankan oleh aktor manusia asli (live-action). Sementara itu, adegan pertempuran di luar angkasa menggunakan animasi bergaya kartun Amerika barat.
Untuk perubahan karakter, karakter utamanya disesuaikan dengan demografi Amerika Serikat. Contohnya, Sailor Mercury digambarkan sebagai gadis jenius yang menggunakan kursi roda.
Pada alur cerita, ada perbedaan. Alih-alih berlatar di Tokyo, kisah ini berfokus pada remaja Amerika yang harus menyelamatkan galaksi dari ancaman jahat.
Perbedaan utama Sailor Moon versi Amerika (“Saban Moon”) dan Sailor Moon versi asli Jepang terletak pada format tayangan, visual, dan latar belakang karakterasli.
Oh ya, karakter versi Amerika mengalami perubahan nama, ras, dan latar belakang agar terasa lebih lokal bagi penonton barat:
Sailor Moon: Bernama Victoria (bukan Usagi Tsukino). Dia tetap menjadi pemimpin tim yang ceria.
Sailor Mercury: Bernama Blue (bukan Ami Mizuno). Diadaptasi sebagai gadis jenius berkulit putih yang menggunakan kursi roda.
Sailor Mars: Bernama Dana (bukan Rei Hino). Diubah karakternya menjadi gadis berdarah Asia-Amerika yang ahli seni bela diri.
Sailor Jupiter: Bernama Lita (bukan Makoto Kino). Diubah menjadi gadis bertubuh kekar berdarah Afro-Amerika.
Sailor Venus: Bernama Carrie (bukan Minako Aino). Digambarkan sebagai gadis rambut merah (ginger) yang glamor.
Perbedaan juga terlihat pada alat transformasi dan kendaraan. Versi Jepang memakai bros dan tongkat sihir ajaib. Versi Amerika menggunakan perhiasan berteknologi tinggi mirip alat komunikasi Power Rangers.
Untuk kendaraan udara, versi Amerika memperkenalkan seluncur terbang (sky-cycles) untuk masing-masing Sailor Guardians. Kendaraan ini disesuaikan dengan warna tema mereka untuk kebutuhan penjualan mainan.
Batal
Proyek adaptasi ini akhirnya dihentikan karena memakan biaya produksi yang sangat mahal serta respons dari pihak internal yang menganggap kualitasnya kurang memuaskan.
Sebagai gantinya, pada tahun 1995, Amerika Utara memutuskan untuk menyiarkan anime asli Jepang yang diisi suara (dubbing) ke dalam bahasa Inggris, yang terbukti jauh lebih sukses secara global. (Zee)






